Dari hasil pantauan peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di Sekolah Dasar Negeri Bringin 3 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas maka penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan pelaksanaan diskusi Kelompok Kerja Guru terhadap peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar di Sekolah Dasar Negeri Bringin 3 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di Sekolah Dasar Negeri Bringin 3 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi yang terdiri dari enam orang guru kelas dan dua orang guru bidang studi. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi diskusi adalah 70,00% katagori ”cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 90,00% katagori “baik”, Melihat nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dari siklus I ke siklus II , terjadi peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen yang di observasi maupun yang dinilai, yang berarti pembinaan dan bimbingan melalui pendekatan diskusi kelompok kerja guru dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Berdasarkan keberhasilan tersebut diatas disarankan kepada guru-guru di Sekolah Dasar Negeri Bringin 3 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, agar lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan memperbanyak variasi metode pembelajaran dalam penyusunan skenario pembelajaran maupun dalam pelaksanaan pembelajaran.