Drs. Abdulloh Irokhi, MM
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kinerja Guru Dalam Menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal Melalui Kegiatan Workshop Di SMK Ma’arif NU Jatirejo Drs. Abdulloh Irokhi, MM
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 1 No 2 (2020): Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan dilapangan guru dalam menetapkan KKM tidak berdasarkan analisis dan tidak memperhatikan prinsip serta langkah-langkah penetapan, oleh karena itu perlu ada kegiatan pada awal tahun pelajaran yang dapat memberikan informasi kepada guru yang dijadikan pedoman dalam penetapan KKM. Sudah saatnya sebagai guru yang profesional apalagi sudah lulus sertifikasi seyogianya terus meningkatkan kompetensinya, termasuk di dalamnya dalam menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM). KKM tidak ditetapkan secara ngawur dan sembrono. Merupakan kontrak pedagogik antara guru dengan peserta didik dan antara satuan pendidikan dengan masyarakat. Keberhasilan pencapaian KKM merupakan upaya yang harus dilakukan bersama antara guru, peserta didik, pimpinan satuan pendidikan dan orang tua. Melalui workshop yang diadakan di SMK Ma’arif NU Jatirejo Kabupaten Mojokerto diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru-guru yang mengajar di SMK Ma’arif NU Jatirejo Kabupaten Mojokerto terutama dalam menetapkan KKM. Penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan sekolah(PTS) sekaligus sebagai sarana pengembangan profesinya (Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru), PTS merupakan penelitian yang berawal dari permasalahan sekolah, diselesaikan melalui tindakan spesifik dari gagasan peneliti untuk menyelesaikan permasalahan sekolah. Instrumen penelitian meliputi angket, lembar observasi, dan hasil kinerja guru, dengan analisis data kualitatif sederhana dengan melihat lembar observasi pada saat pelaksanaan workshop berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru dalam menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal melalui pembinaan berupa Workshop di SMK Ma’arif NU Jatirejo Kabupaten Mojokerto dari siklus I ke siklus II telah mencapai target minimal yang telah ditetapkan yakni 85 %, artinya 85 % guru telah efektif dalam menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal.