Hasil observasi awal ditemukan kondisi tentang rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan penerapan model pembelajaran yang berpusat pada guru, murid hanya pasif, duduk diam untuk menerima transfer belajar dari guru. Permasalahan ini dicoba diatasi dengan penerapan model pembelajaran kontekstual dengan metode inkuiri, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penerapan model pembelajaran kontekstual dengan Model Active learning Tipe Role Reversal Question dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan dan soal tes. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK yang terdiri dari dua siklus tindakan. Data yang diberikan meliputi data kegiatan belajar, data hasil observasi unjuk kerja, data hasil tes tulis, data pembelajaran kontekstual dengan Model Active learning Tipe Role Reversal Question. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar Tema 5 Siswa Kelas VI SD Negeri Alani sangat baik. Pada tahap pra tindakan nilai rata-rata kelas 48,2. Nilai tertinggi 75, nilai terendah 30. Setelah dilakukan tindakan siklus 1 nilai rata-rata kelas menjadi 57, nilai tertinggi 83 nilai terendah 35, ada 7 siswa (21%) yang tuntas belajar dan 27 siswa (79%) tidak tuntas belajar. Pada tindakan siklus 2 nilai rata-rata kelas yang berhasil dicapai adalah 81,3. nilai tertinggi 100 nilai terendah 60. Siswa yang berhasil mencapai daya serap 70 mencapai 91%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Active learning Tipe Role Reversal Question terbukti dapat meningkan hasil belajar siswa berupa peningkatan hasil belajar pada siklus 1 dan 2 pada Siswa Kelas VI SD Negeri Alani.