Dalam mencapai Tujuan Pembelajaran Khusus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar, khususnya di SD Negeri Losari 2 Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan masih banyak mengalami kesulitan. Hal ini terlihat dari masih rendahnya nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dibandingkan dengan nilai beberapa mata pelajaran lainnya. Oleh sebab itu penggunaan metode pembelajaran dirasa sangat penting untuk membantu siswa dalam memahami konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Sosial. Dengan penerapan Metode Demonstrasi maka Pada Siklus I data nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 61,52 (61,52%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 0 siswa dengan prosentase 0 % dan yang tidak tuntas sebanyak 17 siswa dengan tingkat prosentase 100 %. Pada Siklus II data nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 68,47 ( 68,47%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 21 siswa dengan prosentase 64,70 % dan yang tidak tuntas sebanyak 9 siswa dengan tingkat prosentase 41,17%. Pada Siklus ke III nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 86,52 (86,52%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 15 siswa dengan tingkat prosentase 100%. Akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa. Hal inilah yang dapat digunakan sebagai bukti bahwa dengan adanya efektivitas belajar tersebut siswa akan memperoleh prestasi atau nilai yang baik. Jadi dengan demikian metode pemberian pembelajaran Pembelajaran Demonstrasi itu lebih tepat diterapkan pada semua mata pelajaran.