Siwi Edy Wahyuni
SD Negeri Losari 2 Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Dengan Materi Pelajaran Peninggalan Hindu Di Indonesia Melalui Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri Losari 2 Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020. Siwi Edy Wahyuni
Jurnal Profesi dan Keahlian Guru (JPKG) Vol 3 No 1 (2022): Vol 3 No. 1 (2022)
Publisher : APKS-PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mencapai Tujuan Pembelajaran Khusus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar, khususnya di SD Negeri Losari 2 Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan masih banyak mengalami kesulitan. Hal ini terlihat dari masih rendahnya nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dibandingkan dengan nilai beberapa mata pelajaran lainnya. Oleh sebab itu penggunaan metode pembelajaran dirasa sangat penting untuk membantu siswa dalam memahami konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Sosial. Dengan penerapan Metode Demonstrasi maka Pada Siklus I data nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 61,52 (61,52%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 0 siswa dengan prosentase 0 % dan yang tidak tuntas sebanyak 17 siswa dengan tingkat prosentase 100 %. Pada Siklus II data nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 68,47 ( 68,47%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 21 siswa dengan prosentase 64,70 % dan yang tidak tuntas sebanyak 9 siswa dengan tingkat prosentase 41,17%. Pada Siklus ke III nilai ulangan harian dimana dalam proses pembelajaran menunjukkan nilai rata-rata yang dicapai 86,52 (86,52%) dari 17 siswa. Sedangkan siswa yang tuntas belajar sebanyak 15 siswa dengan tingkat prosentase 100%. Akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar yang dicapai oleh siswa. Hal inilah yang dapat digunakan sebagai bukti bahwa dengan adanya efektivitas belajar tersebut siswa akan memperoleh prestasi atau nilai yang baik. Jadi dengan demikian metode pemberian pembelajaran Pembelajaran Demonstrasi itu lebih tepat diterapkan pada semua mata pelajaran.