Handayani Handayani
SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Konsep Dasar Matriks Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Bowling Kampus Siswa Kelas XI TEI A SMK Negeri 1 Jenangan Handayani Handayani
Jurnal Merdeka Mengajar (JMM) Vol 2 No 3 (2021): Volume 2 No.3 Tahun 2021
Publisher : Assosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk mendorong guru dalam menetapkan strategi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, guru perlu didorong untuk terus menyempurnakan strategi tersebut misalnya dengan menetapkan kaji tindak dalam pembelajaran. Fenomena yang terjadi di Kelas XI TEI A diperoleh data rendahnya pemahaman konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks, yakni 50,00% siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 64,71. Penerapan model pembelajaran Bowling Kampus, merupakan sebuah penawaran peneliti dalam memecahkan masalah dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks pada mata pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Bowling Kampus Siswa Kelas XI TEI A SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan Model Pembelajaran Bowling Kampus dalam meningkatkan pemahaman konsep Matematika kompetensi dasar mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 73,05; siklus II 75,27, dan siklus III 79,44. Selain itu ditandai pula adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II menjadi 80,55%, pada siklus III mencapai 94,44%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Bowling Kampus dalam proses pembelajaran dapat meningkatan pemahaman konsep Mendeskripsikan dan menganalisis konsep dasar matriks pada mata pelajaran Matematika.