Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Pembelajaran College Ball untuk menumbuhkan Sikap Toleransi Sri Rejeki; nurafiah nurafiah
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v9i2.8080

Abstract

Pergeseran sikap toleransi siswa dipengaruhi oleh kurang optimalnya penguatan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan, media pembelajaran terbatas sehingga penyampaian materi tidak tersampaikan dengan tuntas. Tujuan tulisan ini untuk menguraikan pentingnya pembelajaran college ball untuk menumbuhkan sikap toleransi siswa. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan studi literature. Pengumpulan data menggunakan data studi pustaka (digunakan untuk mengkaji artikel ilmiah tentang pembelajaran college ball, sikap toleransi), analisis dokumen  (digunakan untuk menganalisis terkait kebijakan pendidikan, makalah, hasil penelitian dan artikel ilmiah terkait pembelajaran college ball dan sikap toleransi). Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penting pembelajaran college ball untuk menumbuhkan sikap toleransi siswa dapat menggunakan prinsip pembelajaran terbuka, pembelajaran kelompok, dan pembelajaran bermain game. Untuk menumbuhkan sikap toleransi siswa tidak bisa lepas dari penjelasan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 pasal 4 tahun 2003 memuat pendidikan berbasis toleransi, bahwa pendidikan itu didasarkan pada sikap hormat terhadap martabat manusia, hati nurani dan keyakinan serta keikhlasan sesama tanpa melihat agama, suku, golongan, ideologi, atau pandangan hidup. Dengan adanya pembelajaran ini sikap toleransi siswa menjadi cara alternative untuk meningkatkan pemahaman siswa untuk menghargai kemultikulturan masyarakat Indonesia.The shift in students' tolerance attitude is influenced by the less than optimal strengthening of civic education learning, limited learning media so that the delivery of material is not delivered completely. The purpose of this paper is to describe the importance of learning college ball to foster student tolerance. The research method in this study is a qualitative research using a descriptive approach and literature study. Collecting data using literature study data (used to review scientific articles about college ball learning, tolerance attitude), document analysis (used to analyze education policies, papers, research results and scientific articles related to college ball learning and tolerance). Data analysis used descriptive analysis. The results of the study indicate that it is important to learn college ball to foster student tolerance by using the principles of open learning, group learning, and learning to play games. To foster an attitude of tolerance in students, it cannot be separated from the explanation in the National Education System Law No. 20 article 4 of 2003 which contains tolerance-based education, that education is based on respect for human dignity, conscience and beliefs and sincerity of others regardless of religion. , ethnicity, class, ideology, or way of life. With this learning, students' tolerance attitude becomes an alternative way to increase students' understanding to appreciate the multiculturalism of Indonesian society.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI SDN 4 SEKOTONG TENGAH Supratman Supratman; Sri Nurhayati; Jumadi Irfandani; Nurafiah Nurafiah; Fitri Mulyani; Nur san Salsabila; Tri Widianingsih; Nur Dila Angriani
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39880

Abstract

ABSTRAKKegiatan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) di SDN 4 Sekotong Tengah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat literasi dan numerasi siswa yang masih terbatas pada membaca permukaan dan berhitung sederhana tanpa keterkaitan dengan konteks nyata. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah guru dan peserta didik kelas IV dan V SDN 4 Sekotong Tengah yang melibatkan 30 peserta didik. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perancangan kegiatan kreatif berbasis CTL, pendampingan pembelajaran, serta implementasi kegiatan literasi dan numerasi yang melibatkan siswa, guru, dan mahasiswa secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa meningkat melalui kegiatan membaca cerita rakyat lokal dan menuliskan gagasan sederhana, sedangkan kemampuan numerasi berkembang melalui latihan soal berbasis kehidupan sehari-hari, seperti menghitung belanja dan membuat grafik sederhana. Selain itu, motivasi belajar siswa juga meningkat karena kegiatan dirancang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan pengalaman nyata mereka. Program ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru yang memperoleh inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, penerapan CTL dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah dasar.Kata kunci: Literasi, Numerasi; Contextual Teaching and Learning (CTL); KKN-DIK, SDN 4 Sekotong Tengah. ABSTRACTThe Educational Community Service Program (KKN-DIK) at SDN 4 Sekotong Tengah aimed to improve students’ literacy and numeracy skills through the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach. This program was motivated by the low level of students’ literacy and numeracy, which was reflected in their limited ability to comprehend reading materials and apply mathematical concepts in real-life situations. The target participants of this program were teachers and fourth- and fifth-grade students of SDN 4 Sekotong Tengah, involving a total of 30 students. The implementation methods included a needs assessment, the design of creative learning activities based on the CTL approach, learning assistance, and the implementation of literacy and numeracy activities involving students, teachers, and university students in a participatory manner. The results showed that students’ literacy skills improved through activities such as reading local folktales and writing simple summaries, while their numeracy skills developed through contextual exercises, including shopping simulations and simple graph construction. In addition, students demonstrated higher learning motivation because the activities were interactive, enjoyable, and closely related to their daily experiences. The program also provided positive benefits for teachers by inspiring them to develop more contextual and creative learning practices. Therefore, the implementation of the CTL approach can serve as an effective strategy for improving the quality of literacy and numeracy learning in elementary schools.Keywords: Literacy; Numeracy; Contextual Teaching and Learning (CTL); KKN-DIK, SDN 4 Sekotong Tengah.