Romiya Heliza
STKIP MUHAMMADIYAH SUNGAI PENUH

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN LARI 100 METER SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 SUNGAI PENUH Romiya Heliza
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 4, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v4i2.7185

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kontribusi daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 100 meter siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 230 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 31 orang. Instrumen yang digunakan tes standing broad jump, meteran dalam satuan jarak meter, dan tes lari 100 meter. Hasil penelitian: terdapat kontribusi daya ledak otot tungkai dengan kemampuan lari 100 meter siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh sebesar 18,21 %, terdapat kontribusi panjang tungkai dengan kemampuan lari 100 meter siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh sebesar 10,84%, dan daya ledak otot tugkai dan panjang tungkai secara bersama-sama berkontribusi terhadap kemampuan lari 100 meter siswa kelas XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh sebesar 21,58%.Abstract:  Aims to explain the contribution of explosive muscle limb power and leg length to the ability to run 100 meters students of class XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh. This type of research is correlational. The population of this study amounted to 230 people. Sampling technique purposive sampling counted 31 people. The instrument used standing arm jump test, meter in meters distance unit, and 100 meter test run. Result of research: there is contribution of muscle limb explosive power with the ability to run 100 meter students of class XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh of 18.21%, there is a long limb contribution with the ability to run 100 meters students class XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh of 10.84% , and the explosive power of leg muscles and leg lengths together contribute to the ability to run 100 meters students class XI SMA Negeri 4 Sungai Penuh of 21.58%.
Motivasi Berlatih Atlet Bulutangkis Selama Pandemi Covid 19 Romiya Heliza
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.2542

Abstract

Di tahun 2020 Indonesia terjangkit wabah Covid-19 menyebabkan gangguan pernafasan, sehingga berdampak pada aktivitas termasuk ditundanya kejuaraan. Tetapi atlet tetap dituntut berlatih dengan memakai masker agar fisik selalu prima dan motivasi untuk meraih target tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi berlatih atlet bulutangkis selama covid-19. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah atlet bulutangkis putra maupun putri kelompok umur pemula, remaja, taruna dan dewasa dari 10 klub bulutangkis di STKIP-M Sungai Penuh dengan total 30 atlet. Instrumen penelitian berupa angket motivasi yang divalidasi oleh expert judgements, analisa uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS. Dari 25 terdapat 6 pertanyaan yang gugur, sehingga ada 19 pertanyaan yang digunakan sebagai instrument penelitian. Terdapat 6 pertanyaan tambahan tentang perbedaan komponen latihan yang dilakukan atlet sebelum dan selama  covid-19, yaitu frekuensi, intensitas, dan durasi latihan. Pengambilan data dilakukan secara online menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berlatih atlet kategori sangat tinggi sebesar 6,90%, kategori tinggi sebesar 25,86%, kategori sedang sebesar 38,79%, kategori rendah sebesar 23,28%, kategori sangat rendah sebesar 5,17%. Atlet yang menurun frekuensi latihannya sebesar 45,69%, penurunan intensitas latihan sebesar 61,21%, dan penurunan durasi latihan sebesar 41,38%. Kesimpulannya, mayoritas atlet bulutangkis menunjukkan motivasi berlatih atlet sudah cukup baik.