Rosmaliwarnis Rosmaliwarnis
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG PERANGKAT PENILAIAN HASIL BELAJAR MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) DI SMPN 5 KECAMATAN HARAU Rosmaliwarnis Rosmaliwarnis
Inovasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 No. 1 (2021), Maret 2021
Publisher : FKIP UMSB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.008 KB) | DOI: 10.31869/ip.v8i1.2570

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), melalui In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat penilaian hasil belajar di SMPN 5 Kecamatan Harau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi dan pemahaman guru dalam merancang perengkat penilaian. karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SMPN 5 Kecamatan Harau terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian hasil belajar. Guru belum merancang soal berdasarkan kisi-kisi soal. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang kisi-kisi soal ulangan harian sebesar 86,25% dengan dua indikator masih kurang yaitu dengan nilai 37,5% dan 25%. Setelah pelaksanaan siklus II perolehan rata-rata nilai guru meningkat menjadiPenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), melalui In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat penilaian hasil belajar di SMPN 5 Kecamatan Harau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi dan pemahaman guru dalam merancang perengkat penilaian. karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SMPN 5 Kecamatan Harau terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian hasil belajar. Guru belum merancang soal berdasarkan kisi-kisi soal. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang kisi-kisi soal ulangan harian sebesar 86,25% dengan dua indikator masih kurang yaitu dengan nilai 37,5% dan 25%. Setelah pelaksanaan siklus II perolehan rata-rata nilai guru meningkat menjadi
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui Workshop Tahun Pelajaran 2020/2021 Rosmaliwarnis, Rosmaliwarnis
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 3 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/021166jpgi0005

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan Workshop meningkatkan kompetensi guru SMPN 2 Kec. Luak dalam penyusunan proposal PTK. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru dalam meningkatkan keprofesionalan guru melaksanakan tugas sehari-hari. PTS ini dilaksanakan selama dua siklus yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah Guru SMPN 2 Kec. Luak guru mampu 80% menyusun proposal PTK dengan mencapai nilai rata-rata minimal Baik. Hasil yang diperoleh pada siklus II adalah sebagai berikut; 1) Peningkatan indikator proposal PTK dari siklus I ke Siklus II adalah 25,31%. 2) Peningkatan kompetensi guru menyusun proposal penelitian secara individu adalah 27,25% dengan hasil semua guru memperoleh nilai Baik. Oleh sebab itu, indikator keberhasilan telah terlampaui dan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dinyatakan berhasil. Berdasarkan temuan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Workshop sangat efektif dalam upaya meningkatkan kompetensi guru SMPN 2 Kec. Luak dalam penyusunan proposal PTK karena semua peserta Workshop (8 orang) berhasil menyusun proposal PTK sesuai harapan. Peneliti menyarankan kepada kepala sekolah sejawat untuk melakukan kegiatan pembimbingan di sekolah yang dipimpin untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)