Anas Budi
Stikes Batara Guru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perdarahan Pada Ibu Post Partum Di Rsup Wahidin Sudirohusodo Makassar: Factors Associated with Bleeding in Post Partum Mothers at Wahidin Sudirohusodo Hospital Makassar Musannah Hidayati; Risna Febrianty; Andi Syamsul Bahri; Anas Budi
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.08 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.13

Abstract

Kematian ibu secara tidak langsung disebabkan oleh empat terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu jauh jarak kelahiran). Data WHO (World Health Organisation) menunujukkan 25% kematian maternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perdarahan post partum di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusudo Makassar tahun 2011. Jenis penelitian kuantittaif survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada bulan Agustus tahun 2012. Responden dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum dan tercatat dalam buku register sebanyak 152 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yitu check list dengan mengambil data dari rekam medik. Analisis data penelitian secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Temuan penelitian ini adalah ada hubungan yang sangat bermakna antara umur ibu, paritas, dan jarak dengan perdarahan post partum. Sehingga perlunya penyuluhan yang intensif tentang pentingnya mengetahui umur ibu baik berisiko, (4 Terlalu) yang menyebabkan perdarahan post partum sehingga penting untuk menjalankan program Keluarga Berencana (KB) untuk menunda dan menjarangkan kehamilan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi Kelas I Smk 6 Jurusan Keperawatan: The Effect Of Health Education On The Level Of Adolescent Reproductive Health Knowledge In Class I Students Of Vocational School 6 Department Of Nursing Evi Kurniasari; Anas Budi; Muhammad Rizal; Adrian Salih
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.101 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.17

Abstract

Pengetahuan remaja terkait menstruasi dan seksualitas masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswi kelas I jurusan kebidanan SMK 6 jurusan keperawatan. Desain penelitian Pre experimental dengan pendekatan one group pre test and post test desing. Penelitian ini, tidak ada kelompok pembanding (Kontrol) tetapi sudah dilakukan pertama (Pretest) yang memungkinkan dapat menguji perubahan yang terjadi setelah intervensi. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswi kelas I jurusan kebidanan SM K6 jurusan keperawatan. Penelitian memilih sampel dari semua siswi kelas I jurusan kebidanan, sesuai dengan kriteria inklusi sehingga sampel yang diambil dapat mewakili karakteristik populasi yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan di SMK 6 jurusan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2017 Pengolahan data dilakukan dengan cara manual yang selanjutnya diolah menggunakan bantuan komputer. Penelitian ini dilaksanakan di SMK 6 jurusan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 sampai dengan 29 Desember 2017 di SMK6 jurursan keperawatan. Temuan penelitian ini menunjukkan pendidikan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja perempuan SMK 6 jurusan keperawatan tahun 2017dengan nilai p yang bernilai 0,000 < a 0,05. Artinya dengan derajat kepercayaan sebesar 95 % yang berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswi kekis I jurusan kebidanan SMK 6 jurusan keperawatan tahun 2017. Diharapkan remaja perlu diberikan informasi kesehatan reproduksi untuk meningkatkan pengetahuan mengingat fungsi organ reproduksi sangat penting bagi kesehatan diri sendiri dan berlangsungnya generasi.