Fitriani B
Akademi Kebidanan Menara Bunda Kolaka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penanggulangan Kejadian Penyakit Klb Dalam Masa Pandemi Covid 19: Management Of Event Diseases In The Time Of The Covid Pandemic 19 Silvah Silvah; Fitriani B
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 4 No. 1: MARET 2021
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.468 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v4i1.43

Abstract

Pemerintah Indonesia mengambil beberapa langkah untuk memastikan pengendalian COVID-19 dan memperkuat kapasitas sistem pelayanan kesehatan untuk menangani masa pandemi. Salah satunya adalah cakupan imunisasi dasar untuk mencegah penyakit pada anak-anak seperti campak, rubella, dan difteri yang semakin menurun diantaranya angka cakupan imunisasi difteri, pertusis, tetanus ( DPT3 ) dan campak serta rubella ( MRI ) berkurang lebih dari 35 %. Layanan imunisasi di buka kembali untuk mencegah KEJADIAN LUAR BIASA ( KLB ) penyakit pada anak yang dapat di cegah dengan imunisasi ( PD31 ), Mensosialisasikan serangkaian pedoman, standar operasi prosedur ( SOP ) serta komunikasi, informasi, dan edukasi ( KIE ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media booklet imunisasi dasar terhadap pengetahuan dan sikap orang tua masa pandemic COVID-19. Rancangan penelitian nonrandonmized pre-test post-test with contol group design. Jumlah sampel 158 responden dibagi 2 kelompok, kelompok intervensi yang di edukasi dengan media booklet dan kelompok control tanpa edukasi booklet. Hasil penelitian didapatkan edukasi media booklet sangat berpengaruh ( p = 0,001 ) terhadap pengetahuan dan sikap orang tua tentang imunisasi dasar pada masa pandemi COVID-19, hal ini membuktikan bahwa media booklet merupakan alat komunikasi yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan untuk membantu meningkatkan pengetahuan orang tua agar tidak khawatir membawa anak ke pelayanan kesehatan untuk tetap melakukan imunisasi pada masa pandemic COVID-19.