Victor Siringo-Ringo
Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FORMULASI TABLET KUNYAH EKSTRAK AKAR MANIS (Succus liquiritae) DENGAN KOMBINASI BAHAN PENGISI SORBITOL-LAKTOSA TERHADAP PENGARUH SIFAT FISIK TABLET KUNYAH MENGGUNAKAN METODE KEMPA LANGSUNG Victor Siringo-Ringo
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.356 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i1.1922

Abstract

Telah dilakukan penelitian formulasi sediaan tablet kunyah dengan zat aktif utama ekstrak akar manis (Succus liquiritae).Tablet kunyah dimaksudkan untuk dikunyah memberikan residu dengan rasa enak dalam rongga mulut dan mudah ditelan dan tidak meninggalkan rasa tidak enak. Akar manis mengandung saponin yaitu asam glisirizinat yang memliki aktivitas sebagai ekspektoran dengan mengurangi kekentalan mukus sehingga memudahkan pengeluaran dahak. Pada penelitian ini dibuat dua formula. Setiap tablet kunyah ekstrak akar manis mengandung 170 mg dan kombinasi pengisi Sorbitol-Laktosa dengan perbandingan yaitu FI (70%:30%) dan FII (50%:50%). Pembuatan tablet kunyah ekstrak akar manis digunakan metode kempa langsung dengan pengujian stabilitas selama 6 minggu yaitu keseragaman bobot, uji kekerasan, uji kerapuhan, uji keseragaman ukuran dimana hasil pengujian tersebut semua tablet kunyah memenuhi persyaratan serta menunjukkan bahwa tablet kunyah dengan formula II (sorbitol 50% : laktosa 50%) menghasilkan tablet yang lebih baik dibandingkan tablet formula I (sorbitol 70% : laktosa 30%). Uji hedonik atau kesukaan pada formula II menghasilkan persentase nilai kesukaan lebih baik dibandingkan formula I yaitu 60% (cukup diterima). Kata kunci : Akar manis, sorbitol, laktosa, tablet kunyah, cetak langsung
FORMULASI KAPSUL EKSTRAK KENTAL ETANOL 96% TERIPANG KELING (Holothuria atra) dan UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Victor Siringo-Ringo
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.278 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v2i1.825

Abstract

ABSTRAK Organisme hidup tidak terkecuali biota laut menghasilkan berbagai produk alami yang terdiri dari atas metabolit primer dan metabolit sekunder.Beberapa kandungan bioaktif pada biota laut telah terbukti secara ilmiah memiliki aktifitas atibakteri, antikoagulan, antifungi, antiinflamasi, antimalaria dan antivirus.Salah satu biota laut yang masih terus diteliti sebagai bahan obat adalah teripang.Teripang berpotensi untuk menghasilkan metabolit sekunder, sehingga dapat dimanfaatkan substansi aktif dalam bidang obat-obatan yang belum banyak diteliti khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi hambat minimum ekstrak teripang keling (Holothuria atra) dan untuk membuat formulasi kapsul ekstrak kental teripang keling (Holothuria atra)  dengan  berbagai konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kental teripang dengan konsentrasi 100µ g menghambat pertumbuhan bakteri gram positif yaitu bakteri Bacillus subtilis, 12 mm dan Staphylococcus aureus 11mmdan Gram negatif yaitu Escherichia coli 12 mm,Vibrio cholera 9mm. Berdasarkan hasil  zona hambat bakteri, formulasi kapsul ekstrak teripang menggunakan kosentrasi 100µg, 250µg dan 500µ g. Berdasarkan hasil evaluasi laju alir, sudut istirahat, keseragaman bobot, waktu hancur dan kadar air pada penyimpanan selama 5 minggu formula A, B dan C menunjukkan ketiga formula memenuhi persyaratan sediaan kapsul. Kata Kunci: Teripang Keling (Holothuria atra), Antibakteri, Kapsul. ABSTRACT A living organism include marine lifes produce a variety of natural products consisting of upper primary metabolites and secondary metabolites. Some bioactive compounds in marine lifes have been scientifically proven have antibacterial, anticoagulant, antifungal, anti-inflammatory, antimalarial and antiviral activities. One of marine lifes that is still evaluated as a drug ingredient is sea cucumber. Sea cucumber has ability to produce secondary metabolites and it can be used as an active substance in the field of medicine that has not been extensively studied, especially in  Indonesia. The  purposes  of this  study were  to  obtain the minimum inhibitory concentration of sea cucumber extract (Holothuria atra) and make sea cucumber extract in capsule formulation with various concentrations. The results showed that the thick extract of sea cucumber with  100 μg concentration inhibiting the growth of gram-positive bacteria, Bacillus subtilis and Staphylococcus aureus by successively are 12 mm and 11 mm while Gram-negative bacteria Escherichia coli and Vibrio cholerae were 12 mm and 9 mm. Based on the results of bacterial inhibition zone, sea cucumber extract capsule formulation use a concentration of 100 μg, 250 μg and 500 μg. Based on the evaluation of flow rate, angle of rest, weight uniformity, disintegration time, and moisture content on saving for 5 weeks it can be concluded that all  of formulas have requirements ascapsules. Keywords: Cucumber Rivet (Holothuria atra), antibacterials, Capsule
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MALTODEKSTRIN SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA FORMULASI DAN UJI FISIK TABLET HISAP EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia(Tenore) Steenis) SECARA KEMPA LANGSUNG Victor Siringo-Ringo
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 1, No 2 (2016): Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.405 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v1i2.831

Abstract

ABSTRAK Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) merupakan tumbuhan  yang mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, tannin dan terpenoid. Daun Anredera cordifolia (Tenore) Steenis telah digunakan dalam pengobatan radang mulut, radang tenggorokan, sariawan dan karies gigi.Ekstrak etanol 70% daun binahong pada konsentrasi 20% menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap bakteri penyebab radang mulut dan radang tenggorokan. Pada penelitian ini akan dibuat tablet hisap dengan menggunakan variasi konsentrasi maltodekstrin dalam empat  formula. Tablet yang dihasilkan diuji, meliputi pemeriksaan organoleptik, uji keseragaman bobot, uji keseragaman ukuran, uji kekerasan, uji kerenyahan, uji waktu hancur dan uji tanggapan rasa. Tablet hisap dengan jumlah bahan pengikat maltodekstrin yang lebih besar akan meningkatkan kekerasan, dan penerimaan rasa yang lebih baik, serta memiliki waktu hancur yang lebih lama, tetapi dapat menurunkan sifat alirnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kadar maltodekstrin 35% pada formula IV sebagai bahan pengisi merupakan formula terbaik untuk tablet hisap ekstrak  daun binahong. Kata Kunci: tablet hisap, ekstrak daun binahong, Anredera  cordifolia (Tenore) Steenis ABSTRACT Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) are plants which contain alkaloids, saponins, flavonoids, tannins and terpenoids. Leaves Anredera cordifolia (Tenore) Steenis has been used in the treatment of inflammation  of the mouth, sore throat, mouth sores and dental caries. 70% ethanol extract of leaves binahong at a concentration of 20% showed antimicrobial activity against bacteria that cause inflammation of the mouth and sore throat. In this study will be made lozenges by using varying concentrations of maltodextrin in four formulas. The resulting tablets were tested, including organoleptic examination, test weight uniformity, size uniformity test, hardness test, crispness test, test and test response time ruined the taste. Lozenges with the amount of binder maltodextrin larger will increase the violence, and acceptance of a better taste, and has destroyed a longer time, but it can decrease alirnya properties. The results showed that 35% of maltodextrin premises levels in formula IV as a filleris the best formula for binahong leaf extractlozenges. Keywords: lozenges, binahong leaf extract, Anredera cordifolia (Tenore) Steenis