Nursjamsi Nursjamsi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INSPIRASI

TBC DENGAN TES MANTOUX DI BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK RSU PROF. DR.R.D.KANDOU MANADO PERIODE 2001 - 2006 Nursjamsi, Nursjamsi; Rasjid, Mariani
INSPIRASI Vol 1, No 14 (2011)
Publisher : INSPIRASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.549 KB)

Abstract

Selama dekade akhir dari abad 20 jumlah kasus baru tuberkulosis meningkat di seluruh dunia. Sekarang ini, 95% dari kasus tuberkulosis terjadi di negara berkembang, di mana HIV/AIDS memiliki dampak yang terbesar, dan di mana sumber daya sering tidak tersedia untuk mengidentifikasi dan mengobati penyakit ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaksir bahwa terjadi lebih dari 8 juta kasus baru dari tuberkulosis dan kira-kira 3 juta orang meninggal tiap tahunnya diseluruh dunia karena penyakit ini. Hampir 1,3 juta kasus dan 450,000 kematian terjadi pada anak-anak tiap tahun, dimana 80% sampai 95% menginfeksi anak-anak dan 50% sampai 60% menginfeksi pada bayi. Organisasi kesehatan sedunia juga memperkirakan bahwa sepertiga populasi dunia terinfeksi dengan M.tuberculosis. Angka infeksi tertinggi di Asia Tenggara, Cina, India, Afrika, dan Amerika Latin. Tuberkulosis menonjol pada populasi dengan gizi buruk, padat, pelayanan kesehatan tidak memadai, dan perpindahan tempat
TBC DENGAN TES MANTOUX DI BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK RSU PROF. DR.R.D.KANDOU MANADO PERIODE 2001 - 2006 Nursjamsi, Nursjamsi; Rasjid, Mariani
INSPIRASI Vol 1, No 14 (2011)
Publisher : INSPIRASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.549 KB)

Abstract

Selama dekade akhir dari abad 20 jumlah kasus baru tuberkulosis meningkat di seluruh dunia. Sekarang ini, 95% dari kasus tuberkulosis terjadi di negara berkembang, di mana HIV/AIDS memiliki dampak yang terbesar, dan di mana sumber daya sering tidak tersedia untuk mengidentifikasi dan mengobati penyakit ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaksir bahwa terjadi lebih dari 8 juta kasus baru dari tuberkulosis dan kira-kira 3 juta orang meninggal tiap tahunnya diseluruh dunia karena penyakit ini. Hampir 1,3 juta kasus dan 450,000 kematian terjadi pada anak-anak tiap tahun, dimana 80% sampai 95% menginfeksi anak-anak dan 50% sampai 60% menginfeksi pada bayi. Organisasi kesehatan sedunia juga memperkirakan bahwa sepertiga populasi dunia terinfeksi dengan M.tuberculosis. Angka infeksi tertinggi di Asia Tenggara, Cina, India, Afrika, dan Amerika Latin. Tuberkulosis menonjol pada populasi dengan gizi buruk, padat, pelayanan kesehatan tidak memadai, dan perpindahan tempat