Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal ULTIMATICS

Analisis Kesiapan Kebutuhan Infrastruktur Replikasi Basis Data pada Sekolah Musik Indonesia Solo Willy Sudiarto Raharjo; Gani Indriyanta; Amsal Maestro
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 10 No 1 (2018): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2797.145 KB) | DOI: 10.31937/ti.v10i1.710

Abstract

Sekolah Musik Indonesia (SMI) Solo is the center of SMI which has internal data using web-based application at appssmi.com site with SQL Server database and has not been backed up regularly. Database replication is a technique for copying and distributing data and database objects from one database to another and implementing synchronization so data consistency can be guaranteed. Replication can be implemented to the cloud by requiring Internet access. The main concern in SMI Solo was the quality access of the Internet connection and also infrastructure used in SMI Solo. The purpose of this research is to analyze the readiness of data replication infrastructure needs at SMI Solo. The results of the analysis are then used as the basis for making recommendations and design of information technology architecture in the implementation of SMI database replication. We concluded that the infrastructure owned by SMI Solo is sufficient to be used for database replication. This is demonstrated by the very satisfactory performance of the SMI Solo server network with 3.85 Mbps download throughput, 3.49 Mbps upload throughput, 0% packet loss, 25.88 ms delay, and 0.09 ms jitter. On database replication performance thorough test scenarios, average performance on snapshot replication is using for CPU 4.78%, DTU 5.94%, I/O 0.06% and log data I/O 5.25%. The average performance on transactional replication is CPU 0.09%, DTU 0.09%, data I/O 0%, and log I/O 0.04%. Some of the challenges in developing database replication infrastructure to be implemented in all SMI’s can run efficiently if each SMI has a local server and Internet network albeit with unstable throughput. Index Terms—Network Performance, Replication, Snapshot, Transactional
Pembangunan Dashboard Beasiswa dan Pinjaman Program Studi Informatika UKDW Agustinus Rendi Walewowan; Willy Sudiarto Raharjo; Gloria Virginia
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 12 No 1 (2020): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.601 KB) | DOI: 10.31937/ti.v12i1.1414

Abstract

Ketua program studi (kaprodi) memiliki banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dalam kegiatan akademik. Salah satu tugas dari seorang kaprodi adalah melaporkan seluruh pelaksanaan kegiatan di suatu prodi. Untuk itu, diperlukan suatu sistem yang dapatdigunakan untuk memantau kegiatan operasional sehari-hari dan memberikan laporan. Dashboard adalah sebuah tampilan panel informasi yang digunakan dalam suatu organisasi untuk mengevaluasi suatu masalah sehingga memudahkan seseorang untuk mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan melakukan perancangan sebuah dashboard beasiswa dan pinjaman dengan menggunakan metode prototyping. Prototyping adalah metode pengembangan perangkat lunak, yang berupa model fisik kerja sistem dan berfungsi sebagai versi awal dari sistem. [1]. Hasil rata-rata pengujian task success pada kedua iterasi, yaitu 96,66 sehingga sistem yang dibangun dapat dikatakan cukup efektif dalam menampilkan informasi beasiswa dan pinjaman serta mudah untuk dipelajari. Evaluasi desain antarmuka yang dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) kepada 5 orang responden pada masing-masing iterasi dan menghasilkan skor SUS 75,2 pada iterasi I dan 76,6 pada iterasi II. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata skor SUS untuk kedua iterasi, yaitu 75,9. Dengan demikian, antarmuka sistem dinyatakan baik dengan grade scale bernilai C, adjective rating bernilai Good, dan acceptability ranges dapat diterima (acceptable).