Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI DAN PEMANFAATAN BULU BABI (Echinoidea) DI PERAIRAN PANTAI LONTHOIR KECAMATAN BANDA, MALUKU TENGAH Yeny Ahad
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 2 No 3 (2016): MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STP Hatta-Sjahrir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.418 KB)

Abstract

Penelitian tentang Potensi dan Pemanfaatan Bulu Babi dilaksanakan pada bulan Februari 2010 dengan tujuan untuk mengetahui Kepadatan, Pola distribusi, Potensi dan Pemanfaatan bulu babi pada perairan pantai Desa Lonthoir Kepulauan Banda, Maluku Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada saat air surut dengan menggunakan metode transek kuadran berukuran 10 x 10 m2 yang ditarik tegak lurus garis pantai sebanyak 10 transek dengan jarak antara transek 30 meter dan jarak antara kuadran 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di perairan pantai Desa Lonthoir Kepaulauan Banda, ditemukan 211 individu yang terdiri dari 7 spesies yaitu Diadema setosum sebanyak 88 individu, Echinometrix diadema sebanyak 33 individu, disusul berturut-turut oleh Tripneustis gratilla sebanyak 33 individu, Echinometra mathei sebanyak 21 individu dan diadema sp, Toxopneustes pileolus dan Brissus sp sebanyak 19 individu. Hasil perhitungan menunjukan kepadatan rata-rata tertinggi bulu babi dimiliki oleh spesies Diadema setosum sebesar 0.000440 individu/m2 atau sebesar 41.31% kepadatan rata-rata terendah dimiliki Mespilia globulus sebesar 0.00060 ind/m2 atau sebesar 5.63%, sedangkan pola distribusi bulu babi pada perairan pantai Desa Lonthoir Kepulauan Banda Maluku Tengah adalah Seragam. Hasil analisa potensi dan pemanfaatan bulu babi pada Desa Lonthoir Kepulauan Banda Maluku Tengah, menunjukan nilai potensi terbesar dimiliki oleh Diadema setosum sebesar 528 Ind/tahun dengan batas pemanfatan yang diperbolehkan sebesar 495 Ind/tahun sedangkan potensi terendah dimiliki oleh Mespilia globulus dengan potensi sebesar 114 ind/tahun dengan batas pemanfatan yang diperbolehkan sebesar 70 Ind/tahun.