Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBINAAN KARAKTER MELALUI KAJIAN KEAGAMAAN DI PERUMAHAN MUTIARA MAS BENTENG KECAMATAN CAMPAKA Nurarita Nurarita; Dyah Wulandari
Pastabiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Pastabiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56223/pastabiq.v1i2.11

Abstract

This community service article aims to improve friendship and change the character of the poor community into good ones at the Majelis Taklim Darussalam Mutiara Mas Housing Village Benteng Village, Campaka District, Purwakarta Regency. This is based on the fact that local people have poor behavior and lack of communication, differences in character and the economy make small problems complicated. The service method uses the Participatory Action Research (PAR) method, firstly conducting observations and interviews to fill out questions related to the character of the community, secondly analyzing the problems that occur then continuing with taking actions in the form of recitations at the Taklim Majelis every Saturday afternoon and every activity carried out by researchers observe every character of society. 
Membangun Motivasi Mengaji Anak Melalui Program Bimbingan Belajar Di Masjid Al-Hikmah Desa Benteng Dyah Wulandari; Mai Listari
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v11i1.3499

Abstract

Pendidikan merupakan unsur penting sebagai pondasi kemajuan bangsa serta sebagai tuntunan perkembangan anak. Ditengah persaingan global pembelajaran memiliki banyak hambatan sehingga membuat motivasi belajar anak menurun. Seperti yang dirasakan oleh warga Desa Benteng yaitu ditemukannya permasalahan mengenai belajar mengaji antara lain: 1) Kurangnya bimbingan dari orang tua, 2), Kurangnya motivasi anak dalam belajar, 3) Kurangnya kesadaran antara keduanya tentang pentingnya belajar agama, 4) Pembelajaran yang terkesan monoton karena masih menggunakan metode konvensional. Dalam hal peneliti mengadakan program bimbingan belajar mengaji untuk membantu permasalahan yang ada. Hasilnya semua program bimbingan belajar dapat membantu meningkatkan motivasi mengaji pada anak-anak di Desa Benteng.