AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng yang berjumlah 63 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD No. 1 Sambirenteng yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas V SD No. 2 Sambirenteng yang berjumlah 19 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data hasil IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata-kata kunci: inkuiri terbimbing, konvensional, hasil belajar