Riana Puspita
Faculty of Industrial Engineering, Universitas Malikussaleh Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Aceh - Indonesia P.O. Box 141 Lhokseumawe Telp. +62645.41373 Fax. +62645.44450 Handphone: +6285297821421 Email of Journal: miej.unimal@gmail.com

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perencanaan Jumlah Distribusi Pemasaran Sebagai Pendukung Peningkatan Penjualan Produk Sumpit PT. Candi Kekal Jaya Co. Ltd Muhammad Fazri; Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v4i1.43

Abstract

T. Candi Kekal Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang sumpit. PT. CandiKekal Jaya harus memproduksi sumpit sesuai dengan permintaan. Masalah perencanaan dan jumlah distribusipada P.T Candi Kekal Jaya yang bergerak di bidang proses produksi sangat penting karena pengerjaan produktersebut tidak terpisahkan dari peningkatan pendapatan. Selama ini di PT. Candi Kekal Jaya melakukanpenjualan hanya dengan distributor yang ada tanpa ada perencanaan penambahan jumlah distributorsehingga akan menambah penjualan dan secara otomatis menambah pendapatan. Penambahan jumlahdistributor yang tidak terencana hanya menghasilkan pendapatan seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain ituakan memberi peluang kepada competitor melebarkan daerah penjualannya. Dalam penelitian akandirencanakan jumlah distributor yang optimal dan juga menjadi pertimbangan bagi perusahaan untukbersaing dipasar. Pada perencanaan jumlah distribusi untuk tahun kedepan ada penambahan yangberpengaruh secara signifikan dengan peningkatan pendapatan
Acceptance Sampling Plans Untuk Mengendalikan Kualitas Produk Pada PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v2i1.23

Abstract

Peningkatan kualitas merupakan prioritas utama untuk memenuhi permintaan pasar.Namun untuk mencapainya perlu beberapa faktor lain yang berpengaruh pada kualitas. PT. BridgestoneSumatera Rubber Estate merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pengolahanCrumb Rubber. Di pasar Internasional sendiri PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate mempunyaisaingan terutama dari Miceline dan Good Year. Hal ini membuat persaingan crumb rubber semakinketat serta mengharuskan perusahaan mengambil langkah-langkah strategi untuk merebut peluangyang ada guna meningkatkan pangsa pasar. Langkah yang diambil dalam rangka usahamempertahankan pasar yang sudah ada, serta usaha untuk mendapatkan pangsa pasar yang baruadalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen melalui kualitas produk yang baik.Penelitian yang dilakukan berdasarkan karakteristik kualitas yang dipandang sebagai variabel denganmengukur spesifikasi crumb rubber SIR 20 CV TA 77 yaitu pada parameter: kadar kotoran, kadar abu,kadar zat yang menguap, kadar nitrogen, nilai PRI, nilai mooney viscosity. Untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan pengendalian produk crumb rubber, dilakukan penelitian berhubungan denganAcceptance Sampling Plans (Rencana Penerimaan Sampel). Dari hasil penelitian diketahui bahwa, lotyang diterima hanya pada karakteristik nilai PRI dan nilai mooney viscosity, untuk itu maka tingkatpengawasan dipertahankan. Sedangkan sedangkan karakteritik kadar kotoran, kadar abu, kadar zatyang menguap, kadar nitrogen, diketahui lot ditolak. Itu artinya tingkat pengawasan diperketat satutingkat kekanan menjadi tingkat ke III
Konsep Kaizen Untuk Meningkatan Kualitas Secara Terus Menerus Pada Industri Sarung Tangan Kesehatan Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.29

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia industri saat ini menuntut perhatian perusahaanterhadap semua aspek dari produk yang dihasilkan. Salah satu aspek yang sangat penting bagi konsumenadalah kualitas dan keandalan produk. Untuk itu langkah yang harus ditempuh perusahaan adalah dengantetap menjaga dan berusaha meningkatkan terus menerus (continuous improvement) mutu hasilproduksinya. Kaizen berarti perbaikan proses secara terus menerus untuk selalu meningkatkan mutu danproduktivitas output. Tiga aturan dasar dalam konsep kaizen di tempat kerja adalah Penataan atau 5-S,Penghapusan pemborosan (muda) dan Standarisasi. Untuk itu pada tulisan ini akan dikemukakan tentanghasil penelitian berkaitan dengan implementasi kaizen melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) untukperbaikan proses secara terus menerus sehingga meningkatkan mutu dan produktivitas pada PT. WRPBuana Multicorpora, industri manufaktur yang memproduksi sarung tangan kesehatan. Dari hasil penelitiandiketahui penyebab terjadinya produk cacat yaitu former adalah kotor, buih pada permukaan latex dipping,dan lapisan film pada permukaan compound serta permukaan larutan compound yang cenderung tinggi.Dengan analisa 5-S (Seiri-Seiton-Seiso-Seiketsu-Shitsuke) dapat dilakukan perbaikan tempat kerja dankondisi kerja. Penataan tempat kerja pada bagian ruang proses produksi yaitu buih berlebih padapermukaan congulant dipping berkurang seiring dengan pengambilan buih yang dilakukan secara teratur,former ditempatkan/dikelompokkan sesuai dengan kadar kotoran pada keranjang yang berbeda dan alatpengambilan buih diletakkan di atas tempat penampungan buih sementara.
Hubungan Kebutuhan Pekerja Terhadap Karakteristik Teknik Pada Perancangan Alat Pengepres Melinjo Dengan Metode QFD Derlini Derlini; Riana Puspita; Refiza Refiza
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i2.84

Abstract

Semakin banyak tingkat pemesanan oleh para konsumen emping melinjo membuat home industry emping “SAHARUDIN” berusaha memenuhi permintaan pasar tersebut. Akan tetapi alat pengepres melinjo yang digunakan untuk membuat emping melinjo yang digunakan saat ini belum bisa memenuhi harapan sebagian keinginan pekerja sehingga produktivitas pekerja untuk memenuhi permintaan pasar belum tercapai. Oleh karena itu harus diketahui dan dianalisa hubungan kebutuhan pekerja terhadap karakteristik teknik pada perancangan alat pengepres melinjo yang akan dibuat. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk hal ini adalah metode QFD (Quality Function Deployment). QFD adalah sebuah sistem pengembangan produk yang dimulai dari merancang produk, proses manufaktur sampai produk tersebut ke tangan konsumen, dimana pengembangan produk berdasarkan kepada keinginan konsumen. Dari penelitian diketahui ada enam kebutuhan pekerja untuk alat pengepres melinjo yaitu, mudah digunakan, mudah dalam menentukan ukuran tebal tipisnya emping, kekokohan konstruksi alat, bahan yang digunakan aman untuk makanan, kesesuaian alat pengepres dengan keinginan pekerja, tahan lama. Dari kebutuhan pekerja (Respondent Needs) diterjemahkan ke dalam enam karakteristik teknik (Technical Respone) menjadi desain produk, tebal alas atas, proses pengambilan emping, desain ukuran, kualitas bahan, dan warna. Dari keenam kebutuhan pekerjadan karakteristik teknik ada yang berhubungan kuat, sedang, lemah, dan ada yang tidak berhubungan.