Hewu Teguh Suratnu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA TARINSING MENGGUNAKAN METODE COBIT 5.0 Hewu Teguh Suratnu
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 8 No 2 (2021): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v8i2.909

Abstract

Teknologi Informasi mempunyai peran penting bagi suatu lembaga tak terkecuali bagi Kantor Pemerintahan Desa Tarinsing, Kabupaten Barito Timur, Kecamatan Paku, Provinsi Kalimantan Tengah yang wajib menjalankan program pemerintah untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola data kependudukan agar bisa memberikan pelayanan yang akurat dan maksimal kepada masyarakat desa sebagaimana yang ditulis dalam amanat Inpres No.3 Tahun 2003. Untuk bisa memberikan kegunaan Teknologi Informasi secara akurat dan maksimal serta selaras dengan tujuan organisasi diperlukan dukungan tata kelola TI yang maksimal. Namun, dalam Kantor Pemerintahan masih belum ada proses yang memastikan keuntungan dalam setiap kegiatan yang dijalankan dalam pengadaaan optimasi risiko serta pencapaian yang sesuai dengan tujuan organisasi, maka dari itu diperlukan suatu evaluasi tata kelola guna untuk mengetahui sejauh mana Tata Kelola SI/TI pada Kantor Pemerintahan ini. Dalam evaluasi Tata Kelola ini, framework yang digunakan adalah framework COBIT 5. Dimana domain yang digunakan berfokus pada EDM (Evaluate, Direct, and Monitor) Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan tingkat kapabilitas saat ini pengadaan SI/TI pada Kantor Pemerintahana Desa Tarinsing masih berada pada tingkat 1 yang artinya proses dijalankan dengan capaian nilai sebesar 1,5. Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwasannya implementasi SI/TI pada Kantor Pemerintahan Desa Tarinsing telah dijalankan dan mencapai tujuannya namun masih memerlukan pengadaan optimasi risiko agar dicapai output yang sesuai dengan tujuan organisasi.