Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BERITA BIOLOGI

KAJIAN KONSERVASI EBONI Oka, Ngakan Putu
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.522 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1488

Abstract

-
KARAKTERISTIK EKOLOGI DAN ASPEK SILVIKULTUR EBONI (Diospyros celebica Bakh.) SULAWESI SELATAN Nurkin, Baharuddin; Achmad, Amran; Oka, Ngakan Putu; Rachman, Wirianto; Paembonan, Samuel A
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.176 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1493

Abstract

This paper describes the ebony (Diospyros celebica Bakh.)site characteristics in Amaro Forest,Barru District, South Sulawesi including its secondary succession to create a favourable conditions for stand establishment. Association analysis shows that a wide variety of lowland species have been identified grows together with the ebony.Physical characteristics rather than chemical fertility of soils show a great value in supporting ebony stand growth.Poor stand with low natural regeneration of these remaining fragmented forests suggest the need to apply enrichment planting and improvement cutting to increase their productivity.
PENDEKATAN TEKNIS PELESTARIAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) SECARA EX-SITU Oka, Ngakan Putu
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1503

Abstract

Pohon eboni (Diospyros celebica) pada hutan alam telah mengalami tekanan eksploitasi yang intensif karena kayunya memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Keadaan ini mengakibatkan popuiasi jenis pohon endemik Sulawesi ini menjadi sangat berkurang, sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan kelestariannya. Oleh karena itu, D.celebica telah ditetapkan sebagai tumbuhan yang tergolong vulnerable species dan sebagian besar habitat tempat hidupnya ditetapkan sebagai suaka alam atau kawasan yang dilindungi khusus untuk melestarikannya. Pendekatan pelestarian eboni secara in-siiu seperti yang diuraikan di atas belumlah memadai untuk dapat dengan cepat memulihkan popuiasi dan potensi eboni.Selain itu, pendekatan pelestarian sebagaimana tersebut di atas tidak memberikan peluang bagi pemanfaatan kayu eboni pada saat popuiasi dan potensinya telah memungkinkan untuk dimanfaatkan. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dipikirkan beberapa pendekatan pelestarian lainnya, di antaranya adalah pelestarian secara ex-situ.Pendekatan pelestarian secara ex-situ dapat diarahkan pada upaya pengelolaan dan pemanfaatan eboni secara lestari. Namun untuk mengarah pada pendekatan pelestarian secara ex-situ diperlukan telaahan mengenai preferensi ekologis dan karakteristik fisik maupun fisiologis yang terkait dengan bentuk-bentuk pengembangannya. Telaahan mengenai kemungkinan pengembangan beberapa bentuk tanaman D. celebica sebagai upaya pelestarian secara ex-situ dipaparkan.