Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KEMAMPUAN, TELADAN PIMPINAN, PENGHARGAAN DAN SANKSI HUKUMAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI IPIEMS DI JAWA TIMUR DANJAWA TENGAH Rr. Dyah Eko Setyowati; Kadek Ayu Susiani Dewi
Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.651 KB) | DOI: 10.36310/jebi.v11i01.10

Abstract

Pada era globalisasi saat ini salah satu alat untuk mewujudkan keungulan bersaing suatu organisasi adalah Sumber daya Manusianya yang merupakan bagian sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi. Demikian juga dalam setiap organisasi Lembaga pendidikan baik itu bertujuan profit ataupun tidak, faktor sumber daya manusia merupakan salah satu sumber elemen utama dalam menjalankan roda organisasi tersebut. Oleh sebab itu kualitas SDM harus selalu ditingkatkan seiring dengan tuntutan semakin ketatnya persaingan pada masa yang akan datang serta tuntutan pelayanan pada siswa dan Orang tua siswa yang semakin maju dan kritis, seperti yang dialami salah satu organisasi pendidikan Sekolah Non formal berbasis masyarakat, IPIEMS di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menjadi obyek penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, untuk menguji hipothesa yang ada. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara serempak yang signifikan dari faktor-faktor Kemampuan (X1), Teladan pimpinan (X2), Penghargaan (X3) dan Sanksi Hukuman (X4) terhadap Kinerja Pegawai IPIEMS di Jawa Timur dan Jawa Tengah. “. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara parsial yang signifikan dari variabel Kemampuan (X1), Keteladanan Pimpinan (X2), Penghargaan (X3) dan Sanksi hukum (X4) terhadap Kinerja Pegawai IPIEMS di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel Sanksi Hukuman (X4) sebagai salah satu faktor yang secara parsial mempunyai pengaruh yang dominan/paling besar terhadap Kinerja Pegawai IPIEMS di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Berdasarkan hasil analisa data penelitian, diketahu persamaan regresi penelitian ini memiliki R-Square sebesar 0,696. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Kinerja Pegawai IPIEMS di Jawa Timur dan Jawa Tengah dapat dijelaskan oleh 4 (empat) variabel-variabel bebas penelitian ini sebesar 69,6%. Dapat disimpulkan juga bahwa masih terdapat penjelasan oleh variabel-variabel bebas lainnya di luar model persamaan regresi penelitian ini yaitu sebesar 30,4%.
KONDISI FUNDAMENTAL EKONOMI MAKRO, NILAI PERUSAHAAN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2013 - 2022 Afif Mishbah Hibatullah; Kadek Ayu Susiani Dewi; Meikol Benned; Syahilul Amri
Jurnal Manajemen Almatama Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Jurnal Manajemen Almatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58413/jma.v5i1.584

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fundamental makroekonomi, nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode purposive sampling melalui website yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut: hasil uji parsial untuk variabel kondisi fundamental makroekonomi (inflasi) (X1) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (-0,141266 < 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas inflasi sebesar 0,8878 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel kondisi makroekonomi fundamental (suku bunga) (X2) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (0,043273 < 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas suku bunga sebesar 0,9655 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Assets / ROA) (X3) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (0,365565 < 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas Return On Assets (ROA) sebesar 0,7152 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Equity / ROE) (X4) hasil uji statistik t hitung < t tabel (1,060117 < 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas Return On Equity (ROE) sebesar 0,2907 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel ukuran perusahaan (total aset) (X5) hasil uji statistik t hitung > t tabel (4,774793 > 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas total aset sebesar 0,0000 < 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho ditolak. Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik pada tingkat kepercayaan 95 persen tidak ada pengaruh variabel inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) terhadap harga saham dan variabel total aset berpengaruh terhadap harga saham. Hasil uji simultan untuk uji F adalah 0,000002 < 0,05 (alpha 5%). Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik variabel independen inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan total aset secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen harga saham.