Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSPEKTIF SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI E-GOVERNMET (STUDI KASUS KABUPATEN TANGGAMUS) Oktafianto, Oktafianto; Yulita, Lispi
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 3 (2014): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : Institut Bakti Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnaltam.v3i0.26

Abstract

Evaluasi model pelaksanaan e-Government di Kabupaten Tanggamus yang akan dianalisis dilihat dari perspektif social. Model analisis yang digunakan dengan pendekatan model ministry of agriculture (MOA) . Model MOA dikembangkan oleh grunden (2001,2004) yang memberikan ide-ide  untuk berkoordinasi dan mengontrol semua kegiatan terhadap pilihan teknologi dan organisasi. Model ini akan memberi dampak dan pengaruh terhadap proses kerja internal, model pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta suasana kerja yang mendukung aktivitas. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada masyarakat/pengguna maupun pihak pengelola e-government Keberadaan e-government sudah merupakan kebutuhan diera reformasi dan globalisasi. Masyarakat menuntut adanya transparasi dalam memberikan pelayanan. Tanpa harus dibatasi waktu dan tempat. Hasil penelitian menunjukan adanya kebutuhan maupun pelayan yang harus diintegrasikan dengan melihat beberapa aspek social dalam proses e-government. Baik para pengelola maupun masyarakat bersama-sama tanpa  melihat kepentingan sektoral.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT MUSANG BERKUALITAS UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK MENGGUNAKAN METODE SAW Oktafianto, Oktafianto; Anggraeni, Elisabet Yunaeti; Ningrum, Septia
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.439

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dalam sub sector perkebunan di Indonesia karena memiliki peluang pasar yang baik di dalam negeri maupun luar negeri. Kopi merupakan minuman yang sangat diminati oleh sebagian orang di berbagai Negara. Di Indonesia mayoritas penduduknya adalah penikmat kopi. Salah satu varietas kopi yang terkenal adalah kopi luwak. Kopi luwak adalah salah satu varietas kopi Arabika dan Robusta yang telah dimakan oleh luwak kemudian dikumpulkan dan diolah. Rasa dan aroma kopi ini khas dan menjadi kopi termahal di dunia. Karena banyaknya penikmat kopi luwak maka permintaan pasar pun meningkat, banyak para petani kopi yang ingin mendapatkan penghasilan lebih sehingga membuat para petani berprofesi ganda menjadi petani kopi dan peternak luwak, namun kurangnya pengetahuan tentang cara pemilihan bibit musang yang benar untuk produksi kopi luwak menyebabkan banyaknya kegagalan pada proses fermentasi biji kopi yang berujung dengan kerugian. Dalam penelitian ini peneliti ingin membuat sistem pendukung keputusan untuk menentukan bibit musang yang baik untuk produksi kopi luwak bagi masyarakat yang ingin mencoba atau belajar memproduksi kopi luwak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Additive Weighting (SAW). Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode SAW, maka didapat musang yang berkualitas yang dapat digunakan petani dalam membantu proses fermentasi biji kopi.