Pujiati
STKIP PGRI Trenggalek

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI SATUAN WAKTU DENGAN PENERAPAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS 1 SDN 2 KARANGREJO KECAMATAN KAMPAK Pujiati
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran mata pelajaran Matematika pada materi satuan waktu yang disampaikan oleh guru dengan metode yang konvensional masih membuat anak-anak bingung. Sehingga dalam pemahaman materi sangat sulit diterima oleh anak didik. Sehingga berimbas pada prestasi belajar siswa yang rendah dan tingkat ketuntasan yang belum sesuai harapan. Maka untuk menciptakan proses pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar, maka perlu adanya perubahan pembelajaran yang menarik, dengan demikian guru berusaha menggunakan metode demonstrasi untuk menerangkan materi satuan waktu. Hasil evaluasi pada pra siklus menunjukkan nilai rata-rata kelas hanya 51,36 dengan tingkat ketuntasan yang hanya 31,82%. Setelah diperkenalkan pembelajaran dengan metode demonstrasi pada siklus I, nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yakni menjadi 59,09 dengan tingkat ketuntasan mencapai 59,09%. Dikarenakan hasil siklus I belum sesuai harapan maka pembelajaran dilanjutkan pada siklus II dengan lebih memaksimalkan metode demonstrasi. Dari siklus II diperoleh hasil nilai rata-rata kelas menjadi 71,36 dengan tingkat ketuntasan mencapai 77,27% di atas angka 75% yang menjadi indikator keberhasilan penelitian ini. Dengan demikian penelitian pembelajaran dengan metode demonstrasi pada materi satuan waktu dihentikan pada tahap siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : Metode pembelajaran demostrasi merupakan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya khususnya pembelajaran di kelas I.