Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Orientasi Perbandingan Sosial terhadap Kualitas Hidup Remaja yang Menggunakan Situs Jejaring Sosial Instagram Jennifer Amanda; Rostiana Rostiana; Bianca Marella
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol 14, No 2 (2021): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v14i2.13413

Abstract

Social comparison is a fundamental cognitive process in an effort to evaluate themselves. Nowadays, social comparison are getting easier to happen especially the frequent use of Instagram. Instagram were known as the most popular social networking sites in Indonesia with more than 60 million active users most of whom are adolescents. However, the active use of Instagram allows people to compare themselves with others (social comparison) which further reduce the quality of life of adolescents. Therefore, this study aims to better understand the relationship between social comparison and quality of life on adolescent while exploring whether the Instagram usage intensity acts a moderator of this relationhsips. Participants in this study are adolescents age 14 to 19 years , live in Jabodetabek and use the Instagram. This study uses several questionnaire includes 25-point WHOQoL-BREF, 10-point intensity social network sites use, and 9-point social media social comparison. The collected data was analysed using Hayes’ PROCESS for SPSS to determine whether Instagram usage intensity was a significant moderator. The results showed that the high intensity use of the social networking site of Instagram moderated the role of social comparison and quality of life with p = 0.00 < 0.05. These results indicate that in the group of adolescents who use Instagram with high intensity, the social comparison predicts a significant decrease in quality of life.
Daftar Isi Provitae Vol 14 (2) Bianca Marella
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2021): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v14i2.22620

Abstract

Daftar Isi Provitae Vol 14 (2)
Daftar Isi Provitae Vol 16 (1) Bianca Marella
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2023): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Provitae Vol 16 (1)
MENGIDENTIFIKASI PERAN CELEBRITY WORSHIP TERHADAP IDENTITAS DIRI REMAJA AKHIR PENGGEMAR K-POP DI JABODETABEK Farren Septania Audrey; Riana Sahrani; Bianca Marella
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.149

Abstract

Fenomena Korean Wave/Hallyu bertumbuh secara signifikan beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan generasi muda. Sebanyak 56% penggemar k-pop menghabiskan waktu 1-5 jam, 28% bahkan menghabiskan lebih dari 6 jam di internet melalui berbagai Sosial media untuk mempelajari segala hal terkait idola mereka. Celebrity Worship adalah segala tindakan atau emosi yang timbul oleh kebutuhan untuk mengagumi seorang idola demi kesenangan, kepuasan atau mengisi kekosongan dalam diri. Sangat umum bagi remaja ketika memiliki seseorang idola, karena cenderung masih dalam pencarian jati diri dan melihat selebriti sebagai sosok role model selain orang tua mereka. Identitas Diri adalah pengakuan dan kesadaran yang memerlukan waktu dan proses pemikiran untuk mendapatkan ciri khas, peranan, komitmen, orientasi dan tujuan hidup sehingga membuat diri kita berbeda dengan orang lain. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi peran Celebrity Worship terhadap Identitas Diri. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling serta memakai alat ukur Celebrity Attitude Scale (α=900) dengan 34 butir item, dan The Social and Personal Identities Scale (α=.957) dengan 16 butir item. Penyebaran kuesioner dilakukan melalui Sosial media Instagram dan mendapat 462 responden yang sesuai dengan kriteria. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada peran Celebrity Worship terhadap Identitas Diri.
Daftar Isi Provitae vol 18 (1) Bianca Marella
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2025): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Provitae vol 18 (1)
MENGIDENTIFIKASI PERAN CELEBRITY WORSHIP TERHADAP IDENTITAS DIRI REMAJA AKHIR PENGGEMAR K-POP DI JABODETABEK Farren Septania Audrey; Riana Sahrani; Bianca Marella
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.149

Abstract

Fenomena Korean Wave/Hallyu bertumbuh secara signifikan beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan generasi muda. Sebanyak 56% penggemar k-pop menghabiskan waktu 1-5 jam, 28% bahkan menghabiskan lebih dari 6 jam di internet melalui berbagai Sosial media untuk mempelajari segala hal terkait idola mereka. Celebrity Worship adalah segala tindakan atau emosi yang timbul oleh kebutuhan untuk mengagumi seorang idola demi kesenangan, kepuasan atau mengisi kekosongan dalam diri. Sangat umum bagi remaja ketika memiliki seseorang idola, karena cenderung masih dalam pencarian jati diri dan melihat selebriti sebagai sosok role model selain orang tua mereka. Identitas Diri adalah pengakuan dan kesadaran yang memerlukan waktu dan proses pemikiran untuk mendapatkan ciri khas, peranan, komitmen, orientasi dan tujuan hidup sehingga membuat diri kita berbeda dengan orang lain. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi peran Celebrity Worship terhadap Identitas Diri. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling serta memakai alat ukur Celebrity Attitude Scale (α=900) dengan 34 butir item, dan The Social and Personal Identities Scale (α=.957) dengan 16 butir item. Penyebaran kuesioner dilakukan melalui Sosial media Instagram dan mendapat 462 responden yang sesuai dengan kriteria. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada peran Celebrity Worship terhadap Identitas Diri.