Anna Ulfah Rahajoe
Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Pusat Jantung Nasional, Harapan Kita, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyakit Jantung Pada Perempuan Anna Ulfah Rahajoe
Jurnal Kardiologi Indonesia Vol. 28, No. 3 Mei 2007
Publisher : The Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30701/ijc.v28i3.237

Abstract

Penyakit kardiovaskular diklaim sebagai penyebab kematian nomor satu bagi perempuan diatas usia 65 tahun di benua Europa, masalah ini dikemukakan secara lengkap oleh Angela H.E.M. Maas, MD, PhD dan Harry Suryapranata, MD, PhD dari Isala Klinieken, Zwolle -The Netherlands, dalam jurnal edisi ketiga ini. Menurut survai di negeri kincir angin itu, perempuan kurangmemahami ancaman penyakit kardiovaskular, umumnya mereka lebih jarang menjalani uji latih jantung, apalagi angiografi diagnostik dan intervensi.Hormon estrogen berperan melindungi perempuan dari PJK, oleh karenanya infark miokard akut terjadi pada usia yang lebih tua dibanding laki-laki. Mereka juga mempunyai risiko kematian lebih tinggi dan komorbiditas faktor risiko penyakit jantung koroner (PJK) yang lebih besar. Estrogen berperan dalam pengaturan faktor metabolisme, seperti lipid, petanda inflamasi, sistim trombotik, vasodilatasi reseptor adan ß. Oleh karena itu, terjadinya menopause berpengaruh terhadap kejadian PJK.