Rozian Karnedi
IAIN Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HADIS MAUDHU’ TENTANG KEUTAMAAN SURAH AL-IKHLASH (Studi Terhadap Ciri Kemaudhu’an Hadis Dalam Kitab Durrah Al-Nashihin) Rozian Karnedi
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 5, No 1 (2016): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.745 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v5i1.1121

Abstract

Salah satu kitab yang banyak memuat hadis-hadis targhib dan tarhib adalah kitab Durrah al-Nashihin karya al-Kahaubawi. Kitab ini banyak sekali memuat  hadis dan riwayat  yang kandungannya aneh-aneh, yang tidak masuk akal, dan sangat  menarik perhatian bagi orang yang membacanya sehingga menimbulkan pertanyaan apakah pernyataan tersebut benar benar datang dari Rasulullah  atau tidak.  Selain mencantumkan riwayat yang aneh-aneh dan tidak masuk akal,  hadis-hadis yang terdapat dalam kitab Durrah al-Nashihin  banyak sekali tidak disebutkan periwayat atau mukharrijnya. Sangat sedikit sekali hadis-hadis yang disebutkan priwayat atau mukharrij-nya yaitu hadis-hadis yang sudah masyhur (populer) seperti hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
TARIKAT DALAM LINTASAN SEJARAH (Studi Masuknya Tarikat Naqsybandiyah di Kabupaten Kaur) Rozian Karnedi
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 2, No 1 (2017): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.377 KB) | DOI: 10.29300/ttjksi.v2i1.787

Abstract

Abstrak: Tarikat Dalam Lintasan Sejarah (Studi Masuknya Tarikat Naqsybandiyah di KabupatenKaur). Tarikat sebagai pengamalan tasawuf yang melembaga mengalami perkembang dalam duniaIslam, masuk ke Indonesia dan belakangan baru masuk di Kabupaten Kaur propinsi Bengkulu. Tahun2002-2004 dapat dikatakan cikal bakal masuknya tarikat Naqsyabandiyah ke kabupaten Kaur.Penulis berpendapt demikian karena pada tahun tersebut banyak warga Kaur yang diawali olehRamadhan Syhari dan keluarganya berbaiat masuk Masuk Tarikat Naqsyabandiyah ada yangberbaiat ke Bengko Curup dan ada yang ke Bangkenang Manna Bengkulu Selatan. Namun secararesmi masuknya tarikat Naqsyabandiyah ke kabupaten Kaur adalah tahun 2005 karena Syeikh RasyidSyhafandi yang berdomisili di Curup mengutus langsung muridnya yang bernama al-Faruqi untukmenyebarkan ajaran tarikat Naqsyabandiyah di Kabupaten Kaur.