This Author published in this journals
All Journal Maarif
Mush’ab Muqoddas Eka Purnomo
Madrasah Mu›allimin Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Covid–19 Membuka Nalar Kaum Islamis: Studi Kasus Kaum Islamis di Timur Tengah Mush’ab Muqoddas Eka Purnomo
MAARIF Vol 15 No 1 (2020): Agama, Sains, dan Covid-19: Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i1.86

Abstract

Pandemi Covid-19 yang merupakan wabah menular yang seharusnya disikapi dengan kacamata sains, ternyata harus disikapi dengan tidak semestinya, bahkan menggunakan agama sebagai dalih-dalih pembenaran. Tentunya hal ini merupakan suatu bencana kemanusiaan yang kemudian menjadi malapetaka dan menjadi pertanyaan, untuk apa manusia diciptakan oleh Allah SWT. Apakah ibadah untuk kehidupan, ataukah kehidupan untuk ibadah? Pertanyaan ini sangat mendasar bagi kita agar kita semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan cara introspeksi dan evaluasi diri dengan kesadaran sebagai seorang hamba-Nya yang lemah, bukan dengan keangkuhan atau kedengkian.
Covid–19 Membuka Nalar Kaum Islamis: Studi Kasus Kaum Islamis di Timur Tengah Mush’ab Muqoddas Eka Purnomo
MAARIF Vol 15 No 1 (2020): Agama, Sains, dan Covid-19: Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i1.86

Abstract

Pandemi Covid-19 yang merupakan wabah menular yang seharusnya disikapi dengan kacamata sains, ternyata harus disikapi dengan tidak semestinya, bahkan menggunakan agama sebagai dalih-dalih pembenaran. Tentunya hal ini merupakan suatu bencana kemanusiaan yang kemudian menjadi malapetaka dan menjadi pertanyaan, untuk apa manusia diciptakan oleh Allah SWT. Apakah ibadah untuk kehidupan, ataukah kehidupan untuk ibadah? Pertanyaan ini sangat mendasar bagi kita agar kita semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan cara introspeksi dan evaluasi diri dengan kesadaran sebagai seorang hamba-Nya yang lemah, bukan dengan keangkuhan atau kedengkian.