This Author published in this journals
All Journal Maarif
Wa Ode Zainab Zilullah Toresano
Al-Mustafa International University Tehran, Iran

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Sains dan Agama: Meruntuhkan Arogansi di Masa Pandemi Covid-19 Wa Ode Zainab Zilullah Toresano
MAARIF Vol 15 No 1 (2020): Agama, Sains, dan Covid-19: Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i1.87

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan pandemi COVID-19 atau wabah korona yang sedang dihadapi oleh masyarakat dunia di berbagai negara. Urgensi mengangkat tema mengenai “integrasi sains dan agama” ialah untuk meminimalisir konflik antara keduanya dalam merespons fenomena tersebut. Penulis bertujuan untuk meruntuhkan arogansi sains modern dan agama yang direpresentasikan oleh saintis dan agamawan, dengan paradigma integralistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “metode deskriptifanalitis” dengan pendekatan filosofis dan teologis. Penulis berkesimpulan bahwa upaya integrasi sains [sains modern] dan agama dalam merespons segala problem kemanusiaan, termasuk pandemi COVID-19, dapat menjadi solusi. Jadi, sains dan agama bisa memainkan peran yang sama dalam menyelesaikanwabah korona ini.
Orang Tua sebagai Benteng Terakhir Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 Wa Ode Zainab Zilullah Toresano
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang tulisan ini ialah munculnya problematika sistem pendidikan Belajar dari rumah (BDR) selama pandemi Covid-19. Peran pendidikan yang selama ini sebagian besar dilakukan pihak sekolah atau guru, kini dijalankan oleh orang tua atau keluarga di rumah. Adapun tujuan mengangkat tema ini adalah memberikan pandangan tentang peran orang tua sebagai ‘sekolah’ pertama bagi anak. Namun, penulis tetap berupaya memposisikan peranan keluarga dan sekolah secara proporsional, serta saling bersinergi dalam rangka menunjang hak anak memperoleh pendidikan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah “metode deskriptif-analitis dengan pendekatan filosofis dan teologis. Penulis berkesimpulan bahwa orang tua [keluarga] dan sekolah [guru] dengan anak harus melakukan kerja sama konstruktif agar pendidikan di rumahtetap optimal, tanpa membebani pihak mana pun.
Integrasi Sains dan Agama: Meruntuhkan Arogansi di Masa Pandemi Covid-19 Wa Ode Zainab Zilullah Toresano
MAARIF Vol 15 No 1 (2020): Agama, Sains, dan Covid-19: Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Modern
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i1.87

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan pandemi COVID-19 atau wabah korona yang sedang dihadapi oleh masyarakat dunia di berbagai negara. Urgensi mengangkat tema mengenai “integrasi sains dan agama” ialah untuk meminimalisir konflik antara keduanya dalam merespons fenomena tersebut. Penulis bertujuan untuk meruntuhkan arogansi sains modern dan agama yang direpresentasikan oleh saintis dan agamawan, dengan paradigma integralistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah “metode deskriptifanalitis” dengan pendekatan filosofis dan teologis. Penulis berkesimpulan bahwa upaya integrasi sains [sains modern] dan agama dalam merespons segala problem kemanusiaan, termasuk pandemi COVID-19, dapat menjadi solusi. Jadi, sains dan agama bisa memainkan peran yang sama dalam menyelesaikanwabah korona ini.
Orang Tua sebagai Benteng Terakhir Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 Wa Ode Zainab Zilullah Toresano
MAARIF Vol 15 No 2 (2020): Pendidikan Masa Pandemi Covid-19: Strategi, Adaptasi dan Transformasi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v15i2.120

Abstract

Latar belakang tulisan ini ialah munculnya problematika sistem pendidikan Belajar dari rumah (BDR) selama pandemi Covid-19. Peran pendidikan yang selama ini sebagian besar dilakukan pihak sekolah atau guru, kini dijalankan oleh orang tua atau keluarga di rumah. Adapun tujuan mengangkat tema ini adalah memberikan pandangan tentang peran orang tua sebagai ‘sekolah’ pertama bagi anak. Namun, penulis tetap berupaya memposisikan peranan keluarga dan sekolah secara proporsional, serta saling bersinergi dalam rangka menunjang hak anak memperoleh pendidikan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah “metode deskriptif-analitis dengan pendekatan filosofis dan teologis. Penulis berkesimpulan bahwa orang tua [keluarga] dan sekolah [guru] dengan anak harus melakukan kerja sama konstruktif agar pendidikan di rumahtetap optimal, tanpa membebani pihak mana pun.