This Author published in this journals
All Journal Buletin Palma
Maliangkay Ronny Bernhard
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budidaya Lontar (Borassus sundaicus Becc) Maliangkay Ronny Bernhard
Buletin Palma No 32 (2007): Juni, 2007
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v0n32.2007.81-91

Abstract

Tanaman lontar telah lama dimanfaatkan petani, walaupun belum dibudidayakan secara khusus. Bagian tanaman lontar yang dimanfaatkan adalah nira, sedangkan pohonnya dimanfaatkan untuk kayu bangunan. Ditinjau dari manfaatnya, lontar termasuk tanaman serbaguna karena seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan atau memiliki nilai ekonomis. Oleh karena itu, tanaman lontar berpeluang untuk dikembangkan sebagai sumber bahan baku dalam pengembangan agroindustri, sehingga dapat menunjang pendapatan asli daerah. Namun demikian, populasi tanaman semakin berkurang karena telah ditebang untuk bahan bangunan dan perluasan pemukiman. Berdasarkan hal tersebut, tanaman lontar perlu dibudidayakan. Teknik budidaya yang  perlu dilakukan adalah pemilihan bahan tanaman, pesemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan metode penyadapan nira.
Teknik Budidaya dan Rehabilitasi Tanaman Aren Maliangkay Ronny Bernhard
Buletin Palma No 33 (2007): Desember, 2007
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.971 KB) | DOI: 10.21082/bp.v0n33.2007.67-77

Abstract

Permasalahan pokok tanamaan aren saat ini, yaitu pada umumnya belum dibudidayakan sehingga produktivitas tanaman rendah dan dikuatirkan populasi tanaman makin menurun. Mengingat tanaman aren memiliki fungsi ekonomi, sosial, budaya dan konservasi adalah bijaksana bila dilakukan pembudidayaan aren dan rehabilitasi tanaman yang tumbuh alami dan tidak beraturan agar dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Tindakan budidaya aren yang perlu diperhatikan mencakup persyaratan iklim dan tanah, penentuan pohon induk sebagai sumber benih, teknik persemaian dan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan tanaman, sedangkan rehabilitasi adalah mengatur jarak tanam atau penjarangan dan mengganti tanaman tidak produktif, untuk meningkatkan produktivitas lahan, kontiunitas produksi dan pendapatan petani.
Pengaruh Pupuk Organik Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Maliangkay Ronny Bernhard
Buletin Palma No 34 (2008): Juni, 2008
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v0n34.2008.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik kotoran sapi terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa Dalam Mapanget (DMT). Penelitian dilaksanakan mulai Oktober 2007 hingga Juni 2008 di Kebun Percobaan Kayuwatu Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain Manado, Sulawesi Utara. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 7 perlakuan dengan ulangan 3 kali.  Bibit kelapa yang sudah mempunyai satu buah daun terbuka penuh dalam polibag diberi perlakuan pupuk kotoran sapi dengan takaran, yaitu 0; 250; 500; 750; 1.000 dan 1.250 g dan pupuk anorganik dalam bentuk campuran pupuk Urea, SP36 dan KCl dengan perbandingan berturut-turut 10; 7,5 dan 15 g tiap bibit serta tanpa pupuk (Kontrol). Diamati tinggi bibit, lingkar batang dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa.  Pertumbuhan tinggi bibit, lingkaran batang dan jumlah daun tertinggi pada takaran 500 g/tiap bibit.