This Author published in this journals
All Journal Buletin Palma
Meldy L.A Hosang
Balit Palma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Patogenisitas Metarhizium anisopliae dari Beberapa Media Air Kelapa Terhadap Oryctes rhinoceros L. Welmenci J Sambiran; Meldy L.A Hosang
Buletin Palma No 32 (2007): Juni, 2007
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v0n32.2007.1-11

Abstract

Cendawan Metarhizium anisopliae (Metch) Sorokin dikenal sebagai salah satu agens hayati yang dapat menekan populasi hama Oryctes rhinoceros L. (Coleoptera : Scarabaeidae). Teknik pembiakan dengan air kelapa mempunyai prospek yang baik karena lebih murah dan mudah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari patogenisitas cendawan M. anisopliae yang dibiakkan pada media air kelapa dari beberapa kultivar kelapa terhadap hama                   O. rhinoceros. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2005 di Laboratorium Hama Penyakit Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain (BALITKA), Manado. Cendawan M. anisopliae diisolasi dari larva O. rhinoceros kemudian dimurnikan dan diperbanyak dalam media air kelapa dan agar murni. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas kultivar kelapa Dalam Bali (DBI), Dalam Tenga (DTA), Dalam Mapanget (DMT), Dalam Palu (DPU), Genjah Kuning Nias (GKN), Genjah Salak (GSK) dan kontrol (agar murni). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan M. anisopliae dapat tumbuh dengan baik pada media air kelapa dan mempunyai patogenisitas yang tinggi terhadap hama O. rhinoceros. Hasil uji patogenisitas terlihat stadia larva lebih rentan terinfeksi M. anisopliae dibandingkan imago O. rhinoceros. Mortalitas larva instar I mencapai 100% pada 10 hsp (hari setelah perlakuan), instar II 11 hsp dan instar III 14 hsp sedangkan mortalitas imago bervariasi antara 61.7-76.7% pada 20 hsp.
Survei Hama dan Penyakit Kelapa di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur / Survey of Pests and Diseases on Coconut in Berau District, East Kalimantan Meldy L.A Hosang; J S Warokka
Buletin Palma No 31 (2006): Desember, 2006
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bp.v1n31.2006.54-70

Abstract

Coconut is an important crop to support the tourism potency based on agrotourism in Derawan Island, Berau District, East Kalimantan province. Coconut productivity in the area is very low due to pest and disease. In order to investigate the main pest and disease causing problems on coconut, a survey was conducted on February 2006. Survey was done in some locations such as in nursery, young palm and old palm plantations to describe the symptoms, damages, losses, and the history of affection. Results of survey and identification showed that there were three main pests such as Artona catoxantha, Oryctes rhinoceros and Brontispa longissima, and wilt disease associated with low productivity of coconut in the area.  RINGKASAN Kelapa merupakan tanaman penting yang menunjang potensi pariwisata di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang berbasis agrotourism. Produktifitas kelapa sangat rendah disebabkan karena serangan hama dan penyakit kelapa. Untuk mengetahui masalah hama dan penyakit utama yang menyerang kelapa, pada bulan Februari 2006 telah dilakukan survei secara umum di beberapa lokasi pertanaman kelapa baik di pembibitan, tanaman muda maupun tanaman dewasa untuk mendeskripsi gejala yang ada, kerusakan yang ditimbulkan, proses kematian tanaman, sejarah penyakit, dan dilakukan pengambilan sampel tanaman terserang untuk dianalisis lanjut di laboratorium.Hasil identifikasi di lapangan maupun di laboratorium ternyata terdapat tiga jenis hama yaitu Artona catoxantha, Oryctes rhinoceros dan Brontispa longissima serta satu penyakit yaitu penyakit layu/daun menguning.