Anisa A'in
Institut Teknologi Kesehatan Dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Perawat Di Rumah Sakit (Literature Review) Dwi Ekti Oktafiani; Siti Kholifah; Anisa A'in; Siti Mukaromah
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol 2 No 2 (2021): Volume 2, Nomor 2, Tahun 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v2i2.400

Abstract

Latar Belakang: Keperawatan merupakan salah satu profesi yang berperan besar dalam upaya menjaga mutu pelayanan kesehatan dan proses pelayanan kesehatan. Motivasi kerja perawat sangat mempengaruhi perilaku caring perawat dan menjadi sangat penting dalam mempengaruhi kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terutama di rumah sakit, dimana kualitas pelayanan menjadi penentu citra institusi pelayanan yang nantinya akan dapat meningkatkan kepuasan pasien dan mutu pelayanan. Motivasi penting karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja perawat di Rumah Sakit. Metode: Jenis penelitian literature review, dikumpulkan dari database ProQuest, Pudmed, dan google scholar. Kriteria dari tahun 2015-2020, kata kunci yang di gunakan work motivation, nurse, hospital. Adapun populasinya yaitu perawat. Terdapat 10 jurnal sesuai dengan kriteria, jenis penelitiannya yaitu mixed method, descriptive, dan cross-sectional. Hasil: Literature Review dari hasil analisis 10 jurnal yang direview menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja perawat adalah gaya kepemimpinan, umur, masa kerja, prestasi kerja, pengakuan, pengembangan potensial individu, gaji/upah, kondisi kerja, kebijakan administrasi dan supervisi. Saran: Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan dan menambah jurnal dengan menggunakan situs jurnal yang terakreditasi terkait dengan motivasi kerja perawat di rumah sakit.
Korelasi Dukungan Sosial Dan Dukungan Spiritual Dengan Self-Efficacy Mahasiswa Dalam Mengerjakan Skripsi hazar isnani ahmad; Anisa A'in
Jurnal Keperawatan Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Maret 2026
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v24i1.1581

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan tingkat akhir menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyelesaian tugas akhir yang berpotensi berdampak pada self-efficacy atau keyakinan diri individu dalam menyelasaikan skripsi. Beberapa faktor yang berkaitan dengan self-efficacy dalam menyelasaikan skripsi mahasiswa diantaranya adalah dukungan sosial dan dukungan spiritual. Tujuan: Menganalisis korelasi dukungan sosial dan dukungan spiritual dengan self-efficacy mahasiswa dalam mengerjakan skripsi di ITKes Wiyata Husada Samarinda. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cros-sectional. Penelitian melibatkan mahasiswa tingkat akhir keperawatan, dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dukungan sosial, Daily Spiritual Experience Scale (DSES), dan kuesioner self-efficacy. Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation dan Spearman Rank. Hasil: analisa data menjukkan nilai r antara dukungan sosial dengan self-efficacy adalah 0,413 dengan korelasi sedang, sedangkan nilai dukungan spiritual dengan self-efficacy sebesar 0,323 dengan korelasi lemah. Analisa data dari masing-masing pasangan variabel menunjukkan nilai p< 0,05 Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan sosial dan dukungan spiritual, maka semakin tinggi tingkat self-efficacy mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. sehingga diharapkan institusi dapat mengoptimalkan sistem dukungan sosial dan kegiatan dukungan spiritual untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa selama menghadapi tantangan tugas akhir.