Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SHARIAH COMPLIANCE, ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE, AUDIT COMMITTEE, AND SHARIA SUPERVISORY BOARD EFFECT ON FRAUD Fatkhur Rohman; Syaharani Noer Fathia; Widya Rizki Eka Putri; Ayu Dwiny Octary; Rona Majidah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Vol 31 No 1 (2026): JAK Volume 31 No 1 Tahun 2026
Publisher : Faculty of Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of Shariah Compliance, Islamic Corporate Governance (ICG), Audit Committee, and Sharia Supervisory Board (SSB) on fraud in Indonesian Sharia banking. This research uses a quantitative approach with panel data analysis. The sample consists of 13 Islamic commercial banks in Indonesia observed during the period 2022–2024. Shariah compliance is measured using the Islamic Income Ratio, Profit Sharing Ratio, and Zakat Performance Ratio. Panel data regression analysis was employed using the Common Effect Model (CEM) as the selected estimation model. The findings show that the Profit-Sharing Ratio and Sharia Supervisory Board have a significant effect in increasing fraud, indicating that these variables are associated with a higher occurrence of fraud. Meanwhile, the Islamic Income Ratio, Zakat Performance Ratio, Islamic Corporate Governance, and Audit Committee do not have a significant effect on fraud. The results suggest that several governance and compliance mechanisms in Islamic banks have not yet effectively strengthened fraud prevention. The effectiveness of profit-sharing mechanisms and the supervisory role of the Sharia Supervisory Board require further attention. This study is limited by the short observation period and small sample size. However, it contributes to the literature by providing empirical evidence on the role of Shariah compliance and governance mechanisms in influencing fraud in Islamic banking, offering insights for regulators and banking practitioners to improve fraud prevention.
Pengaruh Kinerja ESG terhadap Nilai Prusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Fauzan Ubaidillah Yaira; Widya Rizki Eka Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 20 perusahaan dengan total 94 observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, profitabilitas terbukti mampu memoderasi hubungan antara kinerja ESG dan nilai perusahaan secara positif dan signifikan. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi memiliki kemampuan yang lebih besar dalam mengoptimalkan implementasi praktik ESG sehingga manfaatnya lebih mampu meningkatkan nilai perusahaan. Sebaliknya, pada perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang rendah, penerapan ESG belum mampu memberikan pengaruh yang optimal terhadap peningkatan nilai perusahaan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa keberhasilan implementasi ESG dalam meningkatkan nilai perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas praktik keberlanjutan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sebagai sumber pendanaan bagi aktivitas keberlanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam mengintegrasikan aspek ESG dan kinerja keuangan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan.
Pengaruh Green Accounting, Environmental Performance, dan Material Flow Cost Accounting (MFCA) terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024 Diky Darmawansyah; Widya Rizki Eka Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting, environmental performance, dan material flow cost accounting (MFCA) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan transparansi pengelolaan lingkungan, implementasi pelaporan keberlanjutan, serta tingginya risiko lingkungan pada sektor pertambangan yang memengaruhi persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Landasan teori yang digunakan adalah teori legitimasi yang menjelaskan bahwa perusahaan berupaya memperoleh dan mempertahankan legitimasi masyarakat melalui pengungkapan informasi lingkungan dan peningkatan kinerja keberlanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan pertambangan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia serta sumber resmi lainnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh perusahaan yang memenuhi persyaratan penelitian. Nilai perusahaan diproksikan menggunakan Tobin’s Q, green accounting diukur dengan indeks pengungkapan Global Reporting Initiative (GRI), environmental performance diukur menggunakan peringkat PROPER, sedangkan MFCA diproksikan melalui Waste Management Cost Ratio (WMCR). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel yang didahului dengan uji statistik deskriptif, pemilihan model terbaik, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh praktik akuntansi lingkungan, kinerja lingkungan, dan efisiensi pengelolaan limbah terhadap nilai perusahaan serta menjadi masukan bagi perusahaan, investor, regulator, dan akademisi dalam mendukung penerapan praktik bisnis berkelanjutan serta meningkatkan daya saing perusahaan di pasar modal Indonesia.