Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Gema Wiralodra

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN DAMPAKNYA TERHDAP IKLIM MENGAJAR (Studi Kasus di SMPN 2 Kapetakan Cirebon) Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 10 No. 1 (2019): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v10i1.11

Abstract

The purpose of this research is to investigate the influence of Principal Leadership (KS), namely leadership as educator, leadership as manager, leadership as administrator, leadership as supervisor, leadership as leader, leadership as innovator, leadership as motivator (EMASLIM) on the teaching climate. The methodology used in this research is descriptive method, documentation study method, and path analysis technique. The results of the study concluded that 1) The leadership of the principal at the Cirebon Plot 2 Middle School was considered very good; This shows that principals are able to carry out their duties as Educators, Managers, Administrators, Supervisors, Leaders, Innovators, Motivators; (2) the teaching climate at the Cirebon Plot 2 Junior High School is considered very good. This shows that the principal is able to create an effective, efficient and conducive teaching climate.
PENGARUH PROMOSI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PT.TELKOM KENDATEL CIAMIS Nunung Nurhayati; Meddy Nurpratama
Gema Wiralodra Vol. 10 No. 2 (2019): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v10i2.76

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dan asosiatif. Penelitian ini bertujuan untuk mencari, mengolah, dan menyajikan informasi dan data untuk memperoleh kejelasan mengenai pengaruh promosi jabatan dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Telkom Kandatel Ciamis. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, anggota populasi oleh penulis dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan sebanyak 30 orang, sehingga teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa Promosi (X1) dan kompensasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, rekan kerja yang tidak diukur dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sedang sesuai dengan pedoman interpretasi koefisien korelasi.
ANALSIS KORELASI MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PERHUBUNGAN DI SALAH SATU KABUPATEN YANG ADA DI JAWA BARAT: EX POST FACTO STUDY Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 11 No. 1 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i1.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak motivasi dan kemampuan pegawai terhadap kinerja pegawai di Dinas Perhubungan. Desain penelitian ini menggunakan ex post facto study, sedangkan jenis penelitian menggunakan causal korealition. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 52 responden. Motivasi pegawai dan kemampuan diperoleh dari hasil kuisioner. Sedangkan kinerja pegawai diperoleh dari data yang diberikan oleh dinas perhubungan terkait dengan evaluasi kinerja pegawai. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukan bahwa ketiga variable independen yang diteliti yaitu variable motivasi dan kemampuan, terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variable dependennya. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan (1) terdapat pengaruh motivasi pegawai terhadap kinerja pegawai; (2) terdapat pengaruh kemampuan pegawai terhadap kinerja pegawai. Selain itu berdasarkan hasil koefisien determinasi menunjukkan (1) dampak motivasi terhadap kinerja pegawai yakni 96,43% sisanya dipengaruhi variable yg lain; (2) dampak kemampuan pegawai terhadap kinerja pegawai 96, 43% sisanya dipengaruhi oleh variable yang lain; (3) dampak motivasi dan kemampuan pegawai secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai sebesar 95,63% sisanya dipengaruhi variable yang lain.
PENGARUH PENINGKATAN KREDIT BPR, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN Tiara Fitri Rizkiyah; Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 11 No. 2 (2020): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v11i2.135

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang masih sulit terpecahkan hampir di setiap daerah di Indonesia. Tingkat kemiskinan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya Pemberian Kredit oleh BPR, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan pengangguran terbuka. Oleh sebab itu, studi ini meneliti tentang bagaimanakah pengaruh peningkatan Kredit BPR, Peningkatan PDRB,dan Peningkatan tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2010-2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier panel data dengan bantuan Eviews 8.0 dengan Fixed Effect Model digunakan sebagai teknik analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peningkatan Kredit BPR berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0144. (2) PDRB tidak berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,1016 dan berhubungan negatif dengan nilai koefisien yang diperoleh sebesar -0,024. (3) Pengangguran berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5% dengan nilai probabilitas 0,0000 dan berhubungan positif dengan nilai koefisien yang di peroleh sebesar 0.137. Selanjutnya secara simultan bahwa Kredit BPR, PDRB dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Barat sebesar 43,3%. Sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lainnya.
Budaya Organisasi dan Motivasi: Apakah Ada Pengaruh Terhadap Kinerja Karyawan Salah Satu Perusahaan Kerupuk di Indramayu? Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 12 No. 1 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Kerupuk Sri Tanjung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Dikatakan pendekatan kuantitatif, sebab pendekatan yang digunakan dalam usulan penelitian, proses hipotesis, analisis data dan kesimpulan data sampai dengan penulisanya menggunakan aspek pengukuran, perhitungan rumus, dan kapasitas data numerik. Untuk teknik analisis data yang digunakan diantaranya adalah analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t).Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari analisis koefisien korelasi antara (X1) Budaya Organisasi terhadap (Y) Kinerja Karyawan mempunyai pengaruh yang sedang dan bersifat positif. Hasil analisis koefisien korelasi antara (X2) Motivasi terhadap (Y) Kinerja Karyawan mempunyai pengaruh yang sedang dan bersifat positif. Berdasarkan hasil perhitungan uji t (X1) Budaya Organisasi terhadap (Y) Kinerja Karyawan terdapat pengaruh yang signifkan antara Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan.
Perputaran Modal Kerja: Apakah Berpengaruh Terhadap Return on Asset melalui Pertumbuhan Penjualan pada Bina Balung Sejahtera? Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 1 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v13i1.246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perputaran modal kerja terhadap return on asset melalui pertumbuhan penjualan pada Bina Balung Sejahtera. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Dikatakan pendekatan kuantitatif, sebab pendekatan yang digunakan dalam usulan penelitian, proses hipotesis, analisis data dan kesimpulan data sampai dengan penulisannya menggunakan aspek pengukuran, perhitungan rumus, dan kapasitas data numerik. Untuk teknik analisis data yang digunakan diantaranya adalah analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari analisis koefisien korelasi antara Perputaran Modal Kerja (X₁) Perputaran Modal Kerja terhadap (X₂) Pertumbuhan Penjualan mempunyai pengaruh yang kuat dan bersifat positif. Hasil analisis koefisien korelasi antara (X₂) Pertumbuhan Penjualan terhadap (Y) Return On Asset mempunyai pengaruh yang sangat kuat dan bersifat positif. Berdasarkan hasil perhitungan uji t, (X₂) Pertumbuhan Penjualan terhadap (Y) Return on Asset terdapat pengaruh yang signifikan antara Pertumbuhan Penjualan terhadap Return on Asset.
Kepemimpinan dan Budaya Organisasi: Apakah Ada Pengaruh Terhadap Ketenangan Kerja? Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 2 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v13i2.229

Abstract

penelitian ini bertujan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap ketenangan kerja pada kantor kecamatan lelea indramayu. metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. populasi kantor kecamatan lelea indramayu sebanyak 31 pegawai, sedangkan 10 pegawai untuk pengujian validitas diambil dari kantor kecamatan tukdana indramayu. data yang dikumpulkan menggunakan instrument penilaian ketenangan kerja yang dijawab oleh pimpinan dan instrument responden pegawai yang berkaitan dengan kepemimpinan dan budaya organisasi. hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh yang didapat dari kepemimpinan terhadap ketenangan kerja tergolong kategori rendah, pengaruh budaya organisasi terhadap ketenangan kerja tergolong kategori sedang, dan pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap ketenangan kerja tergolong kategori sedang. dari keseluruhan yang dilihat bahwa masih kurangnya peningkatan ketenangan kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi.
Investigasi Dampak COVID-19 pada Perkembangan UMKM dan Tingkat Pengangguran di Provinsi Jawa Barat Tiara Fitri Rizkiyah; Nunung Nurhayati
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 2 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v13i2.294

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan kondisi perekonomian di Indonesia pada tahun 2021 mengalami penurunan pertumbuhan secara signifikan. Hal itu berimbas pada penurunan jumlah UMKM dan menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi PDRB Kabupaten Indramayu. Selain itu, sebelum adanya pandemi COVID-19 tingkat pengangguran di Kabupaten Indramayu mengalami peningkatan. Tujuan penelitian yakni menginvestigasi, mendeskripsikan dan menganalisis seberapa besar pengaruh UMKM dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method. Hal itu karena pada penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif dan kualitatif dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan SPSS versi 26. Kemudian diinterpretasikan hasil kemudian dilanjutkan dengan analisis data kualitiatif yang bertujuan untuk mengkonfirmasi hasil dari penelitian kuantitatif. Secara simultan, perkembangan UMKM dan pengangguran mampu berpengaruh secara signifikan terhadap PDRB, penyebabnya karena perkembangan UMKM dan pengangguran saling berhubungan. Peningkatan jumlah perusahaan akan meningkatkan jumlah output yang akan dihasilkan sehingga lapangan pekerjaan meningkat dan akan mengurangi pengangguran atau dengan kata lain akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.