Mukhsin Mukhsin
Universitas Wiralodra

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERENCANAAN ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DENGAN METODE ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING MENGGUNAKAN TOGAF-ADM FRAMEWORK Mukhsin Mukhsin
Gema Wiralodra Vol. 9 No. 2 (2018): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v9i2.30

Abstract

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu adalah instansi pemerintahan yang bergerak di bidang infrastruktur/konstruksi gedung dan bangunan. Salah satu strategi yang penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi adalah pemanfaatan dan peningkatan dukungan sistem informasi bagi dinas atau instansi. Keselarasan penerapan sistem informasi dengan kebutuhan organisasi sebagai sebuah dinas/instansi yang mengutamakan pelayanan masyarakat dalam bidang infrastruktur pembangunan hanya mampu dijawab dengan memperhatikan faktor integritas didalam pengembangannya. Tujuan integritas sistem informasi dengan kebutuhan organisasi sebenarnya adalah untuk mengurangi kesenjangan yang terjadi dalam proses pengembangan sistem. Untuk menurunkan kesenjangan tersebut, maka diperlukan sebuah paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi. Paradigma atau metodologi yang digunakan dalam perencanaan arsitektur sistem informasi pembangunan infrastruktur ini menggunakan TOGAF-ADM. Tahapan dalam pengembangan sistem informasi dengan memodelkan arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi sesuai dengan kerangka kerja TOGAF-ADM. Output dari tahapan ini akan menghasilkan sebuah acuan (cetak biru/blue print) oleh dinas/instansi untuk mencapai tujuan strateginya. Sistem Informasi, Arsitektur, Pembangunan Infrastruktur, Pembangunan Infrastruktur.
ANALISIS SWOT KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM PONDOK PESANTREN Mukhsin Mukhsin; Fauzi Rahman
Gema Wiralodra Vol. 8 No. 1 (2017): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v8i1.40

Abstract

Masalah yang dihadapi Pondok Pesantren saat ini adalah bagaimana mengelolaindividual knowledge menjadi coorporate knowledge yang saling terintegrasi. Hal inidisebabkan karena belum adanya media untuk mengelola pengetahuan sertakurangnya budaya knowledge sharing sehingga sering terjadi kehilangan knowledgeasset. Metode pembelajaran di pesantren lebih ke student-oriented yang menuntutkematangan seorang santri, namun dalam penerapannya masih belum sesuai denganyang diharapkan. Oleh karena itu perlu direncanakan sebuah strategi dalammengelola pengetahuan, yaitu merancang suatu media pendokumentasian,pendistribusian, dan pengkonversian knowledge sehingga nantinya dapat dijadikansarana pembelajaran. Dimaksudkan agar santri mendapatkan pemahaman yang jelaspada pokok bahasan. Beberapa usulan sebagai alternatif yang perlu diupayakandalam pengembangan pembelajaran di pesantren, seperti knowledge sharing, tanyajawab, diskusi, demonstrasi, eksperimen, dan simulasi. Sejalan dengan itu, perludiupayakan penerapan Knowledge Management System dengan menggunakan KMTool sebagai alat bantu dalam pembelajaran sesuai dengan strategi pembelajaranyang diharapkan.
BUSINESS PROCESS REENGINEERING SISTEM LELANG IKAN TPI KARANG SONG KPL MINA SUMITRA Mukhsin Mukhsin
Gema Wiralodra Vol. 9 No. 1 (2018): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v9i1.64

Abstract

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karang Song merupakan unti usaha yang paling besar dalam memberikan pemasukan bagi KPL Mina Sumitra. masalah yang mungkin cukup mempengaruhi penambahan nilai omzet, yaitu dari banyaknya jumlah perahu (max 15 perahu/hari) yang akan melakukan bongkar hasil tangkapan, rata-rata satu perahu tidak dapat melakukan bongkar muatan ke dalam TPI memerlukan waktu 2 – 3 hari, dimana hal ini sangat merugikan nelayan ataupun KPL itu sendiri, disebabkan nilai ikan akan semakin menurun pada lelang hari berikutnya (sekitar 10% - 20%) yang berakibat nilai omzet pun akan mengalami penurunan. Oleh karena itu perlu direncanakan sebuah proses perbaikan dalam mengelola sistem lelang yang dilakukan TPI Karang Song. Beberapa usulan sebagai alternatif yang perlu diupayakan dalam memberikan solusi untuk mengurangi pengaruh masalah tersebut yaitu dengan cara melakukan perbaikan melalui reengineering process sistem lelang dimulai dari tahap pengelolaan ikan sampai dengan proses lelang didalam TPI sehingga setiap perahu dapat melakukan lelang cukup dalam waktu satu hari. Dengan menerapkan perbaikan sistem lelang ini diharapkan dapat meningkatkan nilai pendapatan baik untuk KPL maupun para Nelayan.
ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI EMERGENCY HEALTH CARD RUMAH SAKIT BERBASIS CLOUD COMPUTINGMENGGUNAKAN UNIFIED SOFTWARE DEVELOPMENT PROCESS (USDP) Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1802.574 KB) | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.18

Abstract

Sistem informasi Emergency Health Cardterpadu berbasis cloud computingmerupakan salah satu pemanfaatan teknologi yang menggunakan Smardcard Usb Drive sebagai web monitoring yang digunakan untuk pengeleloaan terhadap data pasien dan rekam medis di rumah sakit.Proses Perancangan Arsitektur Sistem dimaksudkan untuk membantu setiap rumah sakit didalam mengelola data pasien, ketika seorang pasien berobat ke rumah sakit yang berbeda tidak harus ada pencatatan ulang tetapi dengan menggunakan teknologi Smardcard Usb Drive dan database yang disimpan secara cloud computing, sistem sudah terintegrasi dengan seluruh rumah sakit.Metode Perancangan Arsitektur Sistem Informasi yang digunakan adalah Metode Unified Software Development Process(USDP) dimana metode ini digunakan untuk membangun sebuah kerangka kerja (framework) yang digunakan untuk pengembangan aplikasi. Proses pengembangan perangkat lunak yang dibagi dalam beberapa fase, dimana setiap fase tersebut dilakukan beberapa tahap kerja yang dilakukan secara berulang.Proses penelitian ini dilakukan dengan merancang arsitektur sistem informasi terhadap data pasien dan rekam medis kemudian sistem ini memiliki kemampuan untuk memonitoring perkembangan kesehatan pasien walaupun dari rumah sakit yang berbeda-beda secara online.
MANFAAT PENERAPAN MARKETING ONLINE (MENGGUNAKAN E-COMMERCE DAN MEDIA SOSIAL) BAGI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.493 KB) | DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.25

Abstract

Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara berkomunikasi masyarakat namun juga metode perdagangannya. Pertumbuhan e-commerce yang semakin banyak berguna menjadi tempat jual-beli barang secara online yang bisa digunakan oleh pengusaha. Kesempatan ini tidak dilewatkan oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dimana marketplace untuk UMKM dimanfaatkan oleh pemilik usaha kecil menengah. Selama ini kendala yang selalu dihadapi oleh UMKM adalah masalah pemasaran, apalagi untuk UMKM di daerah. Media Sosial masih sebagai aktifitas pribadi, itu yang masih terlihat di pelaku UMKM, belum terjadi adanya kesungguhan Media Sosial menjadi bagian aktifitas strategis yang mewakili usaha. UMKM menjadi bagian dari perhatian karena kemampuan memahami bidang IT memang masih sangat beragam, sehingga kepedulian terhadap UMKM dimulai dari lingkungan sekitar dengan memacu partisipasi UMKM menggunakan media yang terjangkau menurut daya konsumsi UKM. Dengan adanya e-commerce merupakan peluang bagi UMKM, karena dengan menggunakan marketplace memungkinkan pasar UMKM akan lebih luas dan promosi lebih murah. Dari sisi promosi keuntungan berjualan di marketplace untuk UMKM melalui online adalah bisa menjaring lebih banyak pelanggan yang lebih luas. Semua orang yang terhubung dengan internet bisa melihat promosi tanpa terbatasi oleh geografis.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENERAPKAN SISTEM INFORMASI DESA DALAM PUBLIKASI INFORMASI DESA DI ERA GLOBALISASI Mukhsin Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 3 No. 1 (2020): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.426 KB) | DOI: 10.31943/teknokom.v3i1.43

Abstract

Perkembangan teknologi telah berpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik bidang ekonomi, politik, seni, kebudayaan dan dunia pendidikan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan banyak kemudahan serta berbagai cara dalam melakukan aktifitas manusia. Pembangunan pedesaan mengalami perubahan signifikan sejak digitalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Perkembangan TIK yang semakin pesat dalam usaha mengefektifkan layanan kepada masyarakat harus dilakukan sampai pada tingkat Desa. Keberadaan TIK selain dapat meningkatkan pelayanan juga bermanfaat dalam proses pengolahan data yang dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan, mendukung pengambilan keputusan dan banyak manfaat lainnya. Pembangunan pedesaan dewasa ini mengalami perubahan signifikan dalam konsep maupun prosesnya. Konsep pembangunan tidak lagi sebatas pada sektor agraris dan infrastruktur dasar tapi mengarah pada pengembangan TIK. Dan sistem informasi merupakan perpaduan antara teknologi informasi dan aktivitas orang. Tetapi jika teknologi informasi yang tercanggih sekalipun tidak ada yang mengoperasikan, maka akibatnya sistem informasi tidak berjalan maksimal. Perpaduan teknologi informasi dan manusia pengelola merupakan kunci suksesnya penerapan sistem informasi. Pekerjaan yang berulang-ulang dapat digantikan oleh sistem untuk menyederhanakan pekerjaan. Berjalannya peran sistem informasi menyebabkan kinerja organisasi menjadi semakin efisien dan efektif.