This Author published in this journals
All Journal Gema Wiralodra
Nasir Nasir
Universitas Wiralodra

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cara Mahasiswa Mengelola Emosional di Tengah Covid-19: Studi Kasus pada Mahasiswa Calon Guru Nasir Nasir
Gema Wiralodra Vol. 12 No. 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa bagian dari masyarakat yang terkena dampak pandemi perlu diberi informasi pengetahuan tentang ragam bentuk luapan emosional dan cara mengelola emosional di tengah pandemi COVID-19. Oleh karena ini penelitian ini difokuskan kepada mahasiswa calon guru di salah satu kampus swasta yang ada di Indramayu yang berada di tengah pandemi COVID-19 yang terus meroket, berkaitan dengan ragam bentuk luapan emosionalnya dan bagaimana mahasiswa mengelola emosional di tengah pandemi COVID-19. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dalam bentuk deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada 28 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ragam bentuk luapan emosional mahasiswa, antara lain stres, khawatir, cemas, dan takut. Bosan, jenuh dan suntuk karena terlalu lama di rumah dan tidak diperbolehkannya berinteraksi berlebih dengan teman secara bebas, dan merasa terkekang karena terus menerus berada di rumah. Mereka selalu waspada dan khawatir tertular virus COVID-19. Mereka sering merasakan perubahan emosi atau mood yang sering tiba-tiba terjadi, juga terkadang mendapat tekanan (pressure) dari keluarga dan maupun dari teman kuliah. (2) Cara mahasiswa mengelola emosional di tengah pandemi COVID-19, antara lain menjaga dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan, sehingga mood atau suasana hati menjadi cerah. Penelitian ini menegaskan bahwa proses pengembangan kecerdasan emosional di tengah pendemi COVID-19 harus terus dilakukan oleh pendidik calon guru. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memotivasi mereka dan meyakini bahwa pendemi COVID 19 bisa dilewati dengan baik. Selain itu, mereka juga bisa mengurangi emosi negatif dengan tidak berperasangka buruk dan tidak membebani pikiran dengan hal-hal yang tidak penting; berkomunikasi dan meluangkan waktu bersama keluarga, secara tidak langsung keterbukaan yang lakukan mempengaruhi kecerdasan emosional
Mengungkap Permasalahan Mahasiswa Selama Perkuliahan di Masa Pandemi COVID-19: Studi Kasus di Program Studi Kependidikan Nasir Nasir
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 1 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v13i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kendala yang dihadapi mahasiswa calon guru selama perkuliahan di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain exploratory case study. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian quiz angket kepada seluruh mahasiswa calon guru yang berjumlah 28 mahasiswa. Kemudian hasilnya dianalisis antara masalah-masalah timbul atau mucul kuliah Daring selama pandemi COVID-19, penyebab-penyebab permasalahan terbut timbul dan muncul, dan cara mereka menyelesaikannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Masalah-Masalah timbul atau muncul kuliah Daring selama Pandemi COVID-19, misalnya: kuota internet habis, sinyal lemot, tidak punya laptop, malas dan mengantuk, kesulitan berinterkasi dengan teman dan dosen, tugas dosen meroket, disiplin waktu, terhambat kegiatan kemahasiswaan, dan lain sebagainya. 2) Penyebab-penyebab permasalahan timbul, misalnya koneksi internet atau jaringan internet, gangguan di rumah, jenuh dan malas, proses pembelajaran, dan kesehatan. 3) Cara mahasiswa menyelesaikan permasalahan tersebut, seperti selalu mempersiapkan peralatan kuliah online atau daring, menyiapkan kuota dengan kartu sim yang berbeda, sehingga saat kartu yang satu mengalami gangguan masih ada kartu lain yang menjadi penggantinya, menyediakan kuota cadangan dan harus bersemangat saat mengerjakan tugas dan lain sebagainya.
Kesulitan-Kesulitan Proses Adaptasi Mahasiswa Baru: Studi Kasus pada Salah Satu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Indramayu Nasir Nasir
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 2 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v13i2.232

Abstract

Mahasiswa tingkat awal dikategorikan sebagai mahasiswa baru, yang mengalami proses peralihan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) ke Perguruan Tinggi. Mereka mengalami aneka permasalahan yang muncul, antara lain beradaptasi dengan orang lain, memahami materi kuliah, malu presentasi di muka umum, emosi dengan orang lain, membagi waktu, biaya kuliah, dan lain-lain. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses adaptasi mahasiswa baru dalam menjalani proses perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Penelitian ini lakukan dengan melibatkan langsung mahasiswa baru pada program studi pendidikan Bahasa Inggris di salah satu Universitas di Indramayu, Indonesia. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan terbuka pada mahasiswa untuk dijawab. Hasil dari jawaban mahasiswa diangkat menjadi topik pembahasan diskusi kelompok atau problem solving. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Merasa kurang nyaman dengan lingkungan baru; (2). Susah memulai obrolan dengan orang baru; (3) Lebih suka menyendiri dan bermain ponsel; (4) Tidak berani speak up. Hal ini bisa diselesaikan dengan enggak gampang diremehkan, mengurangi kesalahpahaman, diam tidak mengubah apapun, dan dapat membantu orang lain.