A Yuli Rohma
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kelas I Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POPM Filariasis Evaluation Survey in Konawe Utara District, Southeast Sulawesi Province Afsahyana Afsahyana; Amisra Amisra; A Yuli Rohma; Taufik Hidayat
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 1 No 2 (2021): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.101 KB) | DOI: 10.47650/pjphsr.v1i2.244

Abstract

Di Indonesia terdapat 278 kabupaten/kota (54%) yang tidak endemis filariasis dan terdapat 236 kabupaten/kota (46%) yang endemis filaria. Kabupaten Konawe Utara telah melakukan POPM terakhir tahun 2019 dengan cakupan lima tahun terakhir 2015–2019 rata-rata mencapai 73%. Tujuan survei ini untuk mengetahui prevalensi rate setelah dilaksanakan kegiatan POPM Filariasis di Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Survei ini berupa survey deskriptif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah responden 200 orang dan jumlah sampel darah mikrofilaria sebanyak 632 penduduk. Data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan SDJ terhadap 632 responden adalah 0% (Mf<1%). Karakteristik responden terbesar menurut umur pada usia dewasa awal (28,0%), jenis kelamin yaitu perempuan (62,5%), pendidikan yaitu SMA (34,0%). Pengetahuan responden tentang gejala, penyebab, penularan, serta informasi tentang penyakit kaki gajah berturut-turut 66,5%, 75,0%, 75,0% dan 74,0%. Riwayat POPM filariasis dari 200 responden diwawancarai, 66,5% menyatakan minum obat. Karakteristik lingkungan, 31,0% tinggal di daerah rawa-rawa/sawah dan 50% responden menyatakan banyak nyamuk. Disimpulkan bahwa Kabupaten Konawe Utara tingkat endemisitas <1%.