Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan SmaRT FEWS UNS berbasis camera sebagai Upaya Deteksi Dini Bahaya Banjir Luapan Sungai Samin Mohtar Yunianto; Fendi Aji Purnomo; Nanang Maulana
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.075 KB) | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.222

Abstract

Telah dilakukan pemetaan, pembuatan serta pemasangan alat deteksi dini banjir SMaRT FEWS UNS luapan Sungai Samin yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Alat deteksi dini yang dipasang menggunakan arduino, catudaya menggunakan panel sel surya dan distribusi data menggunakan camera dimana gambar hasil pengambilan data dikirim dan ditampilkan dalam aplikasi  berbasis web yang secara online dan realtime serta dapat dimonitor melalui http://banjir.mitigasi.com/simonair Kata kunci : SMaRT FEWS UNS, Banjir, deteksi banjir, camera
Pengembangan SmaRT FEWS UNS berbasis camera sebagai Upaya Deteksi Dini Bahaya Banjir Luapan Sungai Samin Mohtar Yunianto; Fendi Aji Purnomo; Nanang Maulana
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.222

Abstract

Telah dilakukan pemetaan, pembuatan serta pemasangan alat deteksi dini banjir SMaRT FEWS UNS luapan Sungai Samin yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Alat deteksi dini yang dipasang menggunakan arduino, catudaya menggunakan panel sel surya dan distribusi data menggunakan camera dimana gambar hasil pengambilan data dikirim dan ditampilkan dalam aplikasi  berbasis web yang secara online dan realtime serta dapat dimonitor melalui http://banjir.mitigasi.com/simonair Kata kunci : SMaRT FEWS UNS, Banjir, deteksi banjir, camera
ANALISIS STILISTIKA SEMANTIK PADA TULISAN ALAT TRANSPORTASI SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN DI SMA Hilalillah, Siti Laelatul; Nanang Maulana; Meliyawati
Madrasah: Journal on Education and Teacher Professionalism Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Stilistika Semantik pada Tulisan Alat Transportasi sebagai Bahan Pembelajaran di SMA. Tujuan penelitian ini untuk Mendeskripsikan makna bahasa pada tulisan di alat transportasi, mengklasifikasikan gaya bahasa yang digunakan pada alat transportasi, dan memanfaatan tulisan pada alat transportasi digunakan sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan jenis atau pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan metode analisis data menggunakan analisis isi. Teknik analisis data melalui proses pengumpulan data, penyajian data, menganalisis data, triangulasi, dan menyimpulkan hasil penelitian. Adapun hasil dan pembahasan makna yang di teliti di atas memiliki beberapa jenis diantara lain yaitu: Nama pada tulisan alat transportasi banyak mengandung kaidah pemahaman yang dapat kita ambil seperti penggunaan bahasa-bahasa tertentu yang berdasarkan persoalan hubungan bahasa dengan makna yang dimaksud oleh pembuat tulisan tersebut, persoalan hubungan makna dengan maksud selalu menggambarkan pemikiran yang utuh. Adapun makna yang di teliti di atas memiliki beberapa jenis diantara lain yaitu: Makna tulisan jenis leksikal ini yang ditemukan peneliti berjumlah 27 tulisan. Makna gramatikal pada tulisan dengan jumlah 22 tulisan yang dianalisis. Makna denotatif dengan jumlah 11 buah tulisan yang di analisis. Makna konotatif dengan jumlah 7 buah tulisan yang di analisis. Makna referensial dengan jumlah 23 tulisan. Makna idiom dengan jumlah 5 tulisan. Makna istilah berjumlah 12 buah tulisan. Jenis gaya bahasanya yaitu meliputi: a) Pepatah berjumlah 26 tulisan; b) Metafora berjumlah 4 tulisan; c) Asonansi 17 tulisan; d) Pomeo 1 tulisan; e) Hiperbola 1 tulisan; f) Antanaklasis 2 tulisan; g) klimaks 1 tulisan; h) Retoris 2 tulisan; i) Aliterasi 16 tulisan; j) Repetisi 8 tulisan; k) Paradoks 1 tulisan; l) Personifikasi 1 tulisan; m) Retoris 2 tulisan; n) Metonimia 3 tulisan; o) Semboyan 14 tulisan; p) Antanaklasis 2 tulisan; q) ironi 1 tulisan; dan r) Bidal 4 tulisan. Jadi hasil penelitian yang dilakukan dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran bahasa indonesia di SMA materi siswa dapat percaya diri dan mampu memahami jenis-jenis makna kata diksi dan gaya bahasa dengan benar dan kritis. 
ANALISIS EMOSI TOKOH DALAM NOVEL “LAYANGAN PUTUS” KARYA MOMMY ASF SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA Penti Laila; Sopyan Sauri; Nanang Maulana
Madrasah: Journal on Education and Teacher Professionalism Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai emosi tokoh dalam novel serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar di sekolah khususnya SMA. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang memfokuskan analisis isi. Data dan sumber data pada penelitian ini berupa teks, seperti: kata, frase, kalimat, atau percakapan yang berkaitan dengan nilai emosi tokoh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan uji validitas teori. Berdasarkan deskripsi hasil analisis novel Layangan Putus karya Mommy ASF memuat emosi tokoh yaitu emosi positif dan emosi negatif. Emosi positif berupa rasa cinta, sayang, gembira dan kagum. Emosi negatif berupa rasa sedih, marah, takut dan benci. Novel ini mengkaji kejiwaan beberapa tokoh dalam ucapan maupun gerakan. Novel ini memiliki nilai-nilai dan makna pendidikan, salah satunya  mengajarkan sikap bagaimana hubungan dengan Tuhan, sesuai dengan emosi cinta berupa cinta kepada Allah Swt. Novel ini juga mengajarkan bagaimana kejiwaan yang baik, serta mengajarkan cara menyikapi dan mengontrol emosi. Emosi berupa perasaan cinta, sayang, gembira dan kagum serta perasaan sedih, marah, takut dan benci. Penelitian ini direkomedasikan  untuk dipertimbangkan sebagai bahan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia  guna meningkatkan kemampuan siswa dalam mengetahui emosi tokoh dalam karya sastra, khususnya novel dan dapat meningkatkan pengajaran sastra di sekolah.
ANALISIS NILAI NASIONALISME DAN DEIKSIS PADA FILM BUYA HAMKA VOL.1 KARYA ALIM SUDIO Amanda Maharani Putri; Nanang Maulana; Purlilaiceu
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1994

Abstract

This study aims to analyze the values of nationalism and the use of deixis in the film Buya Hamka Vol. 1 directed by Alim Sudio, as well as to explore its potential as learning material in Indonesian language classes at junior high school. Nationalism is reflected through characters’ attitudes, behaviors, and dialogues that emphasize patriotism, unity, and cultural appreciation. Meanwhile, deixis is observed as an important linguistic aspect in understanding the context of communication between characters. The research employed a qualitative descriptive method with data collected through documentation and note-taking techniques. The findings indicate that the film contains various forms of nationalism values, such as love for the homeland, unity, religiosity, and willingness to sacrifice for the nation. In addition, the film presents different types of deixis, including personal, spatial, temporal, and social deixis, which function to clarify the meaning of dialogues and strengthen the narrative. The integration of nationalism values and deixis analysis in the film can be utilized as teaching material in Indonesian language learning, particularly in developing students’ character and linguistic competence. This research highlights that films with historical and cultural contexts, such as Buya Hamka Vol. 1, are not only entertaining but also educational, providing meaningful contributions to both language learning and character education in schools.