Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Activity-Based Costing’s Application in Determining Cost of Goods Manufactured at UD Barokah Jaya Alfred Salindeho
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 3 (2021): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.668 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i3.27

Abstract

Increasing global competition is resulting in upheaval in every industrial and trade world, industrial or manufacturing companies demand manufacturers to be more productive and efficient to get good and cheaper products. With the intense competition between industrial companies, the company must be able to implement a good strategy so that it is able to survive the competition that occurs today. Many companies realize that the cost system in their company is inadequate to compete in the current circumstances. One consistent problem is the difference in regulating and controlling production costs. This study aims to determine the comparison of cost of goods sold (HPP) using the method applied by UD Barokah Jaya at this time with the cost of goods produced by the activity-based costing (ABC) method. The analytical method used is descriptive quantitative analysis. The results showed that the HPP calculation using ABC gave lower results than the traditional method at the UD Barokah Jaya company.
The Role of Regional Government Information System (SIPD) on the Sub-District of Aertembaga’s Financial Accountability Alfred Salindeho
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 3 (2021): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.573 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i3.26

Abstract

This study aims to analyze the benefits of using the Local Government Information System (SIPD) on financial accountability in the Regional Government of Aertembaga District. The research method used is a qualitative research method with an exploratory approach. Data were obtained through field observations, interviews with key informants and documentation studies. Key informants were interviewed with certain considerations and objectives. Triangulation technique was used to test the validity of the data and data sources. The transcript data described from the interviews were analyzed using analytical methods consisting of giving themes/coding, conceptualizing scientific statements and interpreting them in narrative form. The results showed that the benefits of using SIPD on financial accountability in the Aertembaga District Government made inputting budget plans timely, relevant and easy to do.
Penerapan Pajak Pertambahan Nilai 11% Dan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kota Bitung Pesak, Pricilia Joice; Miran, Michael; Gazali, Ahmad; Salindeho, Alfred
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v10i2.659

Abstract

The higher the VAT rate is set, the more difficult it is to get the desired income because these UMKM still use the actual selling price without adding the price before VAT, when the price after VAT is recorded, it is difficult for the buyers to know the exact price amount and most of the buyers do not pay the VAT charged and this will affect the UMKM income because the income which should be a profit but becomes a loss because it has to cover the VAT rate charged to the buyer will be deposited with the government. This study aims to test whether the application of VAT affects UMKM's income. Based on the results of hypothesis testing, it is known that the sig value is 0.004 <0.05 and the t-table is 1.701, so 3.127> 1.701, which means that the application of VAT affects the income level of a UMKM. The results showed that the application of 11% VAT affects the income level of an MSME, which means that the higher the VAT rate, the more it will affect the income of an MSME
Analisis Koreksi Fiskal Dalam Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Pada UD. ABC Salindeho, Alfred
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 3, ISSUE 2, 2022: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.902 KB) | DOI: 10.37046/jaj.v3i2.13502

Abstract

Koreksi fiskal merupakan pembetulan pencatatan keuangan untuk menyesuaikan dengan ketentuan perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah laporan keuangan UD. ABC sudah sesuai dengan peraturan perpajakan dalam menghitung pajak penghasilan badan, jenis koreksi fiskal yang dilakukan, dan dampak dari koreksi fiskal terhadap besarnya pajak penghasilan badan terutang UD. ABC. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dimana peneliti melakukan analisis terhadap laporan keuangan komersial UD. ABC, melakukan koreksi fiscal, dan menentukan besarnya pajak penghasilan terutang sesuai dengan ketentuan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan pajak penghasilan badan UD. ABC belum sesuai dengan ketentuan perpajakan, koreksi fiskal yang dilakukan dalam bentuk koreksi positif, dan dampak terhadap pajak terutang menambah pajak terutang. Dampak koreksi fiskal tersebut dapat menambah Penghasilan Kena Pajak dan Pajak Terutang, dan dapat mengurangi laba bersih UD ABC.
Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Penggunaan Aplikasi dalam Penyusunan Laporan Keuangan BUMDES di Desa Sawangan, Minahasa Utara Pesak, Pricilia Joice; Miran, Michael; Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i2.1436

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) adalah lembaga usaha di desa yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah kurang efisiennya dan kurang transparannya pengelolaan keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan edukasi menyeluruh mengenai manajemen keuangan bagi pengurus BUMDES. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola BUMDES Tou Saduan, Desa Sawangan Kabupaten Minahasa Utara tentang pentinganya pengelolaan keuangan dan penggunaan aplikasi dalam penyusunan laporan keuangan BUMDES, yaitu aplikasi berbasis web Sistem Informasi Keuangan BUMDES (sikbumdes.com). Edukasi dilakukan melalui ceramah dan diskusi. Peserta yang hadir dari pengelola BUMDES, BPD dan perangkat desa dengan jumlah 23 orang. Melalui kegiatan ini diperoleh bahwa pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan keuangan meningkat dan peserta mengetahui adanya aplikasi untuk membantu penyusunan laporan keuangan BUMDES
Perhitungan Dan Dampak Pph Pasal 21 Di PDAM Duasudara Kota Bitung Berdasarkan Tarif Efektif Rata-Rata Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad; Pesak, Pricilia Joice
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i1.986

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak perhitungan PPh Pasal 21 bagi karyawan PDAM Kota Bitung berdasarkan PP 58 Tahun 2023 dengan UU HPP No 7 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif yaitu data yang berupa angka-angka. Pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan penerapan PP 58 Tahun 2023 pada pemotongan PPh 21 Perumda Air Minum (PDAM) Dua Sudara Kota Bitung memberikan dampak yang positif, dapat dilihat pajak penghasilan yang dipotong rata-rata mengalami penurunan dibanding dengan menggunakan Metode Gross sehingga penghasilan yang diterima karyawan rata-rata mengalami kenaikan. Dampak untuk Perusahaan, perhitungan untuk masa pajak menjadi menjadi lebih mudah atau ringkas karena tidak perlu menghitung pengurang dan PKP setahun lagi serta jumlah pajak yang disetor pada Masa tersebut berkurang dibanding menggunakan Metode Gross.   The purpose of this study is to analyze the impact of calculating Article 21 Income Tax for employees of PDAM Bitung City based on PP 58 of 2023, in conjunction with Law No. 7 of 2021 on HPP. This study employs a quantitative descriptive method, utilizing numerical data to support its findings. Data collection is carried out through observation and documentation, and data analysis involves data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study show that the application of PP 58 of 2023 on the deduction of Article 21 Income Tax of Perumda Air Minum (PDAM) Dua Sudara Bitung City has a positive impact, it can be seen that the income tax deducted on average has decreased compared to using the Gross Method so that the income received by employees on average has increased, while for companies the calculation for the tax period becomes easier or more concise because there is no need to calculate deductions and PKP for another year and the amount of tax paid during that period is reduced compared to using the Gross Method  
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer K-Soft Berdasarkan Unified Theory of Technology Acceptance and Use (UTAUT) Pesak, Pricilia Joice; Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad
Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiap.v10i2.48322

Abstract

Penggunaan sistem informasi akuntansi akan sangat membantu dalam menyusun laporan keuangan yang cepat, tepat dan informatif. Namun, jika sistem informasi tersebut telah lama digunakan dan sering mengalami kendala dalam operasionalnya maka perlu untuk dievaluasi penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan sistem informasi K-Soft pada PT Bintang Mandiri Bersaudara dengan menggunakan teori Unified Theory of Technology Acceptance and Use (UTAUT). Metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas merupakan metode penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan yang menggunakan K-Soft, sebanyak 35 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja memengaruhi penggunaan K-Soft, sedangkan ekspektasi usaha tidak berpangaruh pada penggunaan K-Soft.
The Progressivity of Farmers’ Terms of Trade in Accelerating Fiscal Policy for Poverty Alleviation Programs in Gorontalo Province Fitri Hadi Yulia Akib; Syarwani Canon; Mahludin H. Baruwadi; Irawati Abdul; Mohammad Zubair Hippy; Mahyudin Humalanggi; Alfred Salindeho; Siti Rahmatia Machieu
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 7, ISSUE 2, 2026: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/jaj.v7i2.33329

Abstract

Fiscal policy plays a strategic role in promoting economic stability and poverty reduction in agriculture, yet rising Farmers’ Terms of Trade do not always translate into lower farmer poverty. This study contributes by clarifying this paradox and assessing whether fiscal policy effectively improves farmers’ welfare outcomes. This study aims to examine the progressivity of NTP and to analyze the extent to which NTP mediates the impact of agricultural fiscal policy on poverty reduction, given that poverty rates are predominantly concentrated among farming communities. The data used in this research is panel data comprising six districts/cities in Gorontalo Province over a ten-year period from 2015 to 2024. The data analysis methods employed include descriptive analysis and panel data path analysis. Before conducting the path analysis, the data were transformed using natural logarithms and standardized values to ensure that the beta coefficients from the equations could be used as path coefficients. The findings reveal that: (1) The progress of NTP in Gorontalo Province tends to remain above 100%, which indicates that farmers benefit from their farming activities. However, this figure does not necessarily represent that farmers are economically prosperous, as the surplus (profit/income) between farming revenue and farming costs often remains insufficient compared to the poverty line. This results in the phenomenon of high NTP values alongside persistent and significant levels of poverty. (2) The General Allocation Fund (DAU) has a positive but insignificant effect on NTP in Gorontalo Province. The Special Allocation Fund (DAK) also has a positive but insignificant effect on NTP. Similarly, NTP has a negative but insignificant effect on poverty levels in the province. Both DAU and DAK exhibit negative but insignificant direct effects on poverty. Furthermore, the indirect effects of DAU and DAK on poverty through NTP are also negative but statistically insignificant.
Pertumbuhan Desa Wisata: Digitalisasi Bumdes, Transparansi Laporan Keuangan, Kualitas Sumber Daya Manusia Alfred Salindeho; Ahmad Gazali; Pricilia Joice Pesak
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kebutuhan untuk mempercepat pertumbuhan desa melalui pemanfaatan teknologi dan tata kelola yang akuntabel, sesuai dengan rencana pembangunan dan penguatan BUMDes.  Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki bagaimana digitalisasi, transparansi anggaran, dan kualitas sumber daya manusia memengaruhi pertumbuhan desa di Desa Tumaluntung dan Desa Sawangan, Minahasa Utara. Populasi penelitian ini adalah masyarakat dan aparatur desa pada kedua desa tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak 247 responden yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Metode survei kuantitatif digunakan; pengujian asumsi klasik dan estimasi regresi linier berganda dilakukan dengan alat analisis Stata 17. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki efek positif, tetapi belum signifikan secara statistik; transparansi anggaran dan kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan desa. Hal ini berarti bahwa peningkatan tata kelola dan kemampuan manusia adalah pengungkit utama kinerja, sementara digitalisasi berhasil hanya dapat dicapai melalui kesiapan organisasi, peraturan yang jelas, dan dukungan untuk implementasinya. Jadi, untuk membuat manfaat digitalisasi menjadi hasil pembangunan yang nyata, kebijakan desa harus memprioritaskan transparansi dan pengembangan SDM. Secara teoritis, penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi hanya dapat menjadi katalis pembangunan yang nyata jika didukung oleh penguatan kapasitas manusia dan keterbukaan informasi. Oleh karena itu, kebijakan desa harus diprioritaskan pada pengembangan SDM yang adaptif dan sistem anggaran yang transparan untuk menciptakan ekosistem pertumbuhan yang berkelanjutan. Pengelola Bumdes perlu memprioritaskan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan sistem pengelolaan keuangan yang transparan, serta pemanfaatan digitalisasi yang didukung kesiapan organisasi agar mampu mendorong pertumbuhan desa secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Evaluasi Coretax Berbasis Technology Acceptance Model: Perspektif Aparat Pajak Pricilia Joice Pesak; Lenny Leorina Evinita; Michael Miran; Ahmad Gazali; Alfred Salindeho
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1120

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerimaan sistem pajak digital Coretax oleh aparat pajak menggunakan kerangka kerja Technology Acceptance Model (TAM). Berbeda dengan studi sebelumnya yang berfokus pada sektor swasta, penelitian ini menekankan konteks sistem wajib dalam lembaga pemerintah. Data dikumpulkan dari 32 responden di KPP Pratama Bitung dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh signifikan terhadap niat (t = 9,763; p < 0,000) dan penggunaan aktual (t = 84,538; p < 0,000). Persepsi ini juga memediasi pengaruh pelatihan terhadap niat menggunakan. Di sisi lain, persepsi tentang kegunaan tidak secara signifikan mempengaruhi niat untuk menggunakan sistem. Pelatihan memainkan peran penting dalam menciptakan persepsi positif terhadap sistem, sementara kualitas sistem hanya mempengaruhi seberapa mudah sistem tersebut digunakan. Temuan ini menyoroti pentingnya pelatihan berdasarkan kebutuhan dan antarmuka yang ramah pengguna dalam mendorong adopsi teknologi di sektor publik. DJP sebaiknya memanfaatkan implikasi praktis ini untuk meningkatkan strategi mereka dalam mengadopsi sistem digital.   This study analyzes revenue from the Coretax digital tax system for tax officers using the Technology Adoption Model (TAM) framework. In contrast to previous studies that focused on the private sector, this study emphasizes the context of mandatory systems in government institutions. Data were collected from 32 respondents at KPP Pratama Bitung and analyzed using SEM-PLS. Results showed that ease of use perception significantly influenced intent (t = 3.729; p < 0.001) and actual use (t = 4.025; p < 0.001). This perception also mediates the effect of training on intention. On the other hand, perceptions of usability do not significantly affect the intention to use the system. Training plays an essential role in shaping a positive perception of the system, while the system's quality only affects how easy it is to use. These findings highlight the importance of need-based training and a user-friendly interface in driving technology adoption in the public sector. DJP should leverage these practical implications to improve its strategy for adopting digital systems.