Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Upah Minimum terhadap Employment: Pendekatan Difference in Spatial Difference Ardhian Kurniawati
Jurnal Ketenagakerjaan Vol. 13 No. 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.994 KB)

Abstract

Most studies on the impact of minimum wages on employment resulted in a negative impact of minimum wages on employment in the formal sector. However, there are indications of bias because the results of these studies assume that the labor market between observation units are independent, whereas the labor market between observation units are dependent on each other. This study aims to estimate the impact of minimum wages on employment considering that between observation units are dependent on each other. Using a difference in spatial difference this study estimate the impact of minimum wages on employment using data Sakernas year 2010-2015 in Java. The estimation results a positive impact of the increase in the minimum wage on employment in the formal sector and negatif impact on employment in the informal sector. 100% increase in the real minimum wage is assosiate with approximately a 0.41%-0.47% increase in employment in the formal and decrease employment in informal sector approximately 0.22%-0.35%.
Implementasi Kebijakan Pengupahan di Industri Perhotelan Ardhian Kurniawati; Hennigusnia Hennigusnia
Jurnal Ketenagakerjaan Vol. 14 No. 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.873 KB)

Abstract

Industri pariwisata Indonesia sedang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. The World Travel & Tourism Council (WTTC) menempatkan pariwisata Indonesia dalam 10 besar dunia. Perkembangan industri pariwisata erat kaitannya dengan perkembangan industri perhotelan. Industri perhotelan merupakan salah satu tulang punggung dalam perkembangan industri pariwisata. Berkembangnya industri perhotelan berdampak pada penyerapan tenaga kerja yang bekerja di industri perhotelan. Perhatian yang dapat diberikan oleh pemerintah antara lain dengan upaya-upaya peningkatan perlindungan tenaga kerja dan penciptaan hubungan kerja yang harmonis dalam rangka mendorong produktivitas kerja dan meningkatkan daya saing usaha. Salah satu perhatian yang dapat diberikan pemerintah adalah dari segi implementasi kebijakan pengupahan. Dengan menggunakan data yang bersumber dari Direkorat Pengupahan, Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan terkait dengan pengupahan di industry perhotelan diketahui bahwa beberapa kebijakan mengenai pengupahan yang sudah ditetapkan pemerintah seperti kebijakan upah minimum, upah minimum sektoral, struktur dan skala upah belum optimal pelaksaannya. Belum optimalnya pelaksanaan kebijakan pengupahan tersebut antara lain karena kemampuan membayar pelaku usaha yang berbeda-beda dan belum pahamnya aturan mengenai kebijakan pengupahan tersebut.