Sebastian Dwi Pangaribowo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stasiun Intermoda Monorel dan Minibus di Joyoboyo Pangaribowo, Sebastian Dwi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya memiliki kepadatan dan aktifitas yang tinggi sehingga menimbulkan permasalahan lalu lintas yang cukup parah. "Stasiun Intermoda Monorel dan Minibus di Joyoboyo" ini merupakan salah satu proyek yang mengakomodasi rencana pemerintah kota Surabaya untuk merealisasikan Angkutan Masal Cepat (AMC) dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut. Proyek ini terletak pada jantung kota Surabaya yaitu di daerah Wonokromo, yang sekarang merupakan Terminal Joyoboyo. Konsep yang diusung oleh bangunan ini adalah sistem sirkulasi yang efektif dan efisien. Bangunan ini menggunakan penghawaan utama pasif, dengan façade yang terbuka di keempat sisinya memungkinkan terjadinya ventilasi silang yang baik. Pendalaman struktur dipilih untuk menentukan sistem struktur yang paling efektif untuk bangunan ini. Sistem struktur bentang lebar flat-truss digunakan untuk menyangga selubung bangunan serta menggunakan baja IWF untuk struktur penyangga plat lantai.Kata Kunci: Stasiun, Intermoda, Monorel, Minibus, Surabaya.
Stasiun Intermoda Monorel dan Minibus di Joyoboyo Sebastian Dwi Pangaribowo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya memiliki kepadatan dan aktifitas yang tinggi sehingga menimbulkan permasalahan lalu lintas yang cukup parah. "Stasiun Intermoda Monorel dan Minibus di Joyoboyo" ini merupakan salah satu proyek yang mengakomodasi rencana pemerintah kota Surabaya untuk merealisasikan Angkutan Masal Cepat (AMC) dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut. Proyek ini terletak pada jantung kota Surabaya yaitu di daerah Wonokromo, yang sekarang merupakan Terminal Joyoboyo. Konsep yang diusung oleh bangunan ini adalah sistem sirkulasi yang efektif dan efisien. Bangunan ini menggunakan penghawaan utama pasif, dengan façade yang terbuka di keempat sisinya memungkinkan terjadinya ventilasi silang yang baik. Pendalaman struktur dipilih untuk menentukan sistem struktur yang paling efektif untuk bangunan ini. Sistem struktur bentang lebar flat-truss digunakan untuk menyangga selubung bangunan serta menggunakan baja IWF untuk struktur penyangga plat lantai.Kata Kunci: Stasiun, Intermoda, Monorel, Minibus, Surabaya.