Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTIMBANGAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN FASILITAS KREDIT PEMILIKAN RUMAH Annisa Rahima
Mega Aktiva Vol 10, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32833/majem.v10i2.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memutuskan menggunakan fasilitas KPR pada bank umum. Faktor yang menjadi pertimbangan konsumen sebelum menggunakan KPR ialah melihat dari variabel Indeks Harga Properti Residensial (IHPR), Suku Bunga Pinjaman dan PDB yang merupakan cerminan dari pendapatan konsumen. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda metode HAC dengan data yang digunakan yaitu data time series (data urut waktu) kuartalan tahun 2011-2020.Hasil dari peneltian ini bahwa IHPR dan suku bunga pinjaman secara negative dan signifikan memengaruhi konsumen dalam memutuskan untuk menggunakan fasilitas KPR pada bank umum. Hal ini sesuai dengan teori hukum permintaan dan jika suku bunga pinjaman meningkat maka beban (hutang) yang ditanggung oleh konsumen juga akan naik. Untuk variabel PDB berpengaruh secara positif namun tidak signifikan memengaruhi pertimbangan konsumen dalam menggunakan KPR. Ini disebabkan semakin tinggi pendapatan seseorang maka permintaannya terhadap barang akan meningkat termasuk juga pada barang properti (rumah). Namun, kenaikan permintaan kredit tidak semua menggunakan fasilitas kredit pada bank umum, tetapi menggunakan fasilitas kredit dengan skema syariah.
Mekanisme Restrukturisasi Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Kebumen Isnaeni Khosyati; Annisa Rahima
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 21 No. 1, Juni 2024
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol21.iss1.art7

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya kredit bermasalah beserta mekanisme pemberian restrukturisasi pinjaman KUR pada BRI Kantor Cabang Kebumen. Faktor yang menyebabkan kredit bermasalah salah satunya penurunan pendapatan karena hasil usaha yang menurun, pemotongan gaji karyawan yang terdampak oleh Covid-19, dan pemutusan hubungan kerja debitur yang berpotensi memengaruhi kredit. Situasi ini dapat dianggap sebagai masalah kredit dikarenakan pinjaman yang telah diserahkan oleh bank tidak dapat dikembalikan sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan restrukturisasi kredit dengan menerapkan analisis kelayakan 5C dapat menjadi langkah penyelamatan yang efektif untuk menghindari kerugian akibat kredit bermasalah di BRI Kantor Cabang Kebumen sebagai pemberi pinjaman. Dalam pelaksanaannya, restrukturisasi harus mematuhi prinsip-prinsip manajemen risiko dan kehati-hatian. Nasabah yang memenuhi syarat untuk mendapatkan restrukturisasi adalah mereka yang masih memiliki potensi bisnis yang positif dan memiliki kemampuan untuk terus berkelanjutan dalam menjalankan usahanya. Kata Kunci: Kredit Bermasalah, KUR BRI, Restrukturisasi
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN PT BPRS SUKOWATI SRAGEN BERDASARKAN POJK NOMOR 20/POJK.O3/2019 Ahmad Rifqi Hidayat; Annisa Rahima
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 19 No. 2, Desember 2022
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol19.iss2.art4

Abstract

Sebuah bank perkreditan rakyat sama halnyanya dengan bank dikatakan berhasil bukan hanya mencapai suatu target perolehan laba sementara. Tetapi juga dinilai dari sejauh mana bank tersebut secara sehat dapat menjaga indicator-indikator lain. Kesehatan bank merupakan penilaian kualitatif terhadap berbagai aspek yang merupakan hasil dari menjalankan bisnisnya. Indicator untuk melihat tingkat Kesehatan bank maupun BPRS menggunakan peraturan terbaru yakni POJK No. 20 Tahun 2019 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. PT. BPRS Sukowati Sragen merupakan lembaga keuangan milik Pemerintah Daerah Sragen yang tercatat sebagai BPR Syariah terbesar se-Jateng dan DIY, yang mendorong penulis untuk mengkaji tingkat Kesehatan BPRS-nya. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat Kesehatan PT. BPRS Sukowati Sragen dengan menggunakan POJK Nomor 20/POJK.03/2019. Komponen yang digunakan dalam menilai tingkat kesehatan yakni CARLM (Capital, Asset, Rentability, Liquidty, Management). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan ialah data sekunder berupa laporan keuangan PT. BPRS Sukowati Sragen dari tahun 2008-2021. Hasil dari penelitian yang didapatkan ialah dari indicator Capital, Asset, Rentability, Liability PT. BPRS memperoleh peringkat 1 dari tahun 2008-2021. Dari sisi indicator Management memperoleh hasil tata kelola, kepatuhan terhadap syariah dan pengelolaan manajemen resiko yang sangat baik, sehingga PT. BPRS Sukowati Sragen memiliki tingkat kesehatan bank yang sangat baik sebagai hasil dari pengelolaan perusahaan yang baik. PT. BPRS Sukowati Sragen memiliki tingkat kesehatan yang sangat baik. Kata Kunci : Kesehatan BPRS, POJK Nomor 20 Tahun 2019, CARLM