Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kendala dalam mengembangkan jambu mete dan (2) strategi pengembangan jambu mete untuk mendukung perekonomian petani di Kabupaten Muna. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, jenis dan sumber data yakni data sekunder dan data primer, data sekunder diperoleh melalui instansi terkait, BPS, jurnal maupun literature yang berhubungan dengan penelitian ini, sedangkan data primer diperoleh dari wawancara petani jambu mete. Populasi dalam penelitian ini adalah petani jambu mete yang memiliki luas lahan minimal 0,5 Ha, responden ditetapkan melalui purposive random sampling sebanyak 20 petani responden yang tersebar dan berada di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, metode pengumpulan data melalui wawancara kepada instansi terkait maupun petani jambu mete. Alat analisis yang digunakan statistik sederhana, tabulasi selanjutnya intepretasi data Muna ditekankan pada peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam. Untuk meningkatkan motivasi petani menanam jambu mete, perlu dilakukan penyuluhan dan diseminasi teknologi unggulan. Peran pemerintah daerah dan mitra usaha diperlukan untuk mempercepat apresiasi petani bertanam jambu mete, dengan cara menampung produksi dengan harga yang layak dan menyediakan sarana produksi secara mudah dan murah. Untuk menjamin keberhasilan program pengembangan jambu mete di Muna, perlu dilakukan pembagian wilayah berdasarkan karakteristik lingkungan dan masyarakatnya. Petani perlu secara aktif terlibat dalam setiap proses pengambilan keputusan, sehingga usaha pengembangan sesuai dengan keinginan petani. Analisis kompetitif jambu mete dibanding tanaman perkebunannya lainnya pada areal yang sama perlu diteliti dan dikaji untuk mendukung pengembangan jambu mete diwilayah ini.