Baharudin Bugis
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUSAHA KECIL/MENENGAH TIDAK MENATA KEUANGAN SESUAI STANDAR AKUNTANSI YANG BENAR Baharudin Bugis
Mega Aktiva Vol 6, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.876 KB) | DOI: 10.32833/majem.v6i1.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh faktor-faktor subyektif (Xn) seperti : Menghindari Tambah Biaya , Kerahasiaan Usaha Yang di Jalankan, Ketidak Mahiran Masalah Akuntansi, Sikap Menghindari Pajak  berpengaruh terhadap Pengusaha – Kecil/Menengah Tidak Menata Keuangan Sesuai  Standar Akuntansi Yang Benar (Y) di Kelurahan korumba. Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Populasi adalah 337 para pengusaha kecil menengah yang berdomisili di kelurahan Korumba dengan ukuran sampel 35 responden. Jenis data yang dijaring  adalah data subyektif, menyangkut karakteristik dari tiap-tiap responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner penelitian. teknik analisis data dengan menggunakan SPSS Versi 22.00. Dari hasil penelitian diketahui, keempat dimensi subyektif yang diteliti (Xn) berpengaruh secara bersama-sama dengan koefisien determinasi yang dilambangkan dengan R² terhadap tidak adanya Penataan Keuangan (Y) dengan  proporsi pengaruh antara Xn terhadap Y , bahwa R Square adalah sebesar 0.919 atau sebesar 91,0 % yang berarti variabel independen (Xn) memberikan sumbangan sebesar 91,0% terhadap variabel (Y) dari sisi subyektif. Sedangkan sisanya sebesar 09.% dipengaruhi  atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian. Hasil ini menunjukan bahwa hipotesa pertama diterima. Pada uji parsial terhadap keempat dimensi subyektif yang diteliti (Xn) maka terdapat tiga factor yang berpengaruh terhadap tidak adanya Penataan Keuangan (Y), diperoleh kesimpulan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak terkecuali factor kerahasiaan usaha H1 ditolak oleh karena tidak signifikan. H1 yang diterima pada uji parsial bermakna terdapat korelasi atau pengaruh antara (Xn) terhadap (Y). Hasil menunjukan pula bahwa factor kemahiran Akuntansi yang dominan berpengaruh, ditolak. Oleh karena factor Menghindari Tambah Biaya yang paling dominan berpengaruh.