Etty Yuniarly
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Booklet To Brush Tooth In The Promotion Of Dental Health Towards School Children's Knowledge Etty Yuniarly; Wiworo Haryani; Eldarita Eldarita
Jurnal Kesehatan Gigi Vol 10, No 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v10i1.8895

Abstract

Latar belakang: Kesadaran anak akan pentingnya kesehatan gigi dapat dilihat dari pengetahuan yang dimiliki. Ketika anak memiliki tingkat pengetahuan tinggi maka perhatian untuk menjaga kesehatan giginya juga tinggi. Media promosi adalah alat yang digunakan dalam menyampaikan bahan, materi atau pesan kesehatan untuk mempermudah menyampaikan informasi. Salah satu bentuk media yang digunakan adalah booklet yaitu suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan dalam bentuk buku. Tujuan penelitian diketahuinya pengaruh booklet cara menyikat gigi dalam promosi kesehatan gigi terhadap pengetahuan anak sekolah.Metode penelitian: Jenis penelitian Quasi experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with Control Group Design. Lokasi penelitian di SD Negeri Kanoman dan SD Negeri Tegalyoso, Banyuraden, Gamping, Sleman. Waktu penelitian bulan Maret – Agustus 2021. Sampel penelitian anak sekolah usia 8 – 11 tahun, teknik pengambilan sample purposive sampling. Kelompok intervensi diberi promosi dengan booklet cara menyikat gigi, kelompok kontrol dengan ceramah cara menyikat gigi. Variabel pengaruh booklet cara menyikat gigi, variabel terpengaruh pengetahuan anak sekolah. Analisis data dengan Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney TestHasil penelitian: Tingkat pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan gigi menggunakan booklet cara menyikat gigi dengan kriteria sedang 60 % dan sesudah diberikan promosi meningkat menjadi kriteria baik     90 %. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan promosi sebesar 8,96 dan sesudah diberikan promosi rata-rata sebesar 13,16. Peningkatan pengetahuan sesudah diberikan promosi dengan skor N-Gain (g=0,695) kategori sedang. Analisis uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan (p=0,000) sebelum dan sesudah diberikan promosi, sedangkan  analisis Mann-Whitney test menunjukkan ada pengaruh yang signifikan (p=0,000) promosi menggunakan media booklet terhadap tingkat pengetahuan anak sekolah.Kesimpulan: Promosi kesehatan gigi menggunakan booklet cara menyikat gigi dapat meningkatkan tingkat pengetahuan pada anak sekolah. 
Edukasi Menggunakan Media Tiktok Terhadap Mempengaruhi Karies Gigi dan Motivasi Penambalan Gigi Khaida Rahmadani Sitorus; Dwi Eni Purwati; Etty Yuniarly
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i2.2660

Abstract

Pendahuluan:Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa tindakan penambalan gigi di Indonesia hanya sebesar 4,7%, sedangkan prevalansi karies sebesar 43,6 %. Kondisi ini menggambarkan adanya keterbatasan pengetahuan serta motivasi masyarakat dalam pencegahan dan penanganan karies gigi. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi tersebut. Pemanfaatan media sosial seperti TikTok dapat menjadi salah satu strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang karies serta mendorong motivasi masyarakat dalam melakukan penambalan gigi.Tujuan: Diketahuinya pengaruh edukasi menggunakan media Tiktok terhadap pengetahuan karies dan motivasi penambalan gigi responden SMA. Metode: Penelitian ini mengunakan metode Quasi-Eksperimental dengan Non-Equivalent Control Group, yaitu rancangan eksperimen semu yang melibatkan dua kelompok (eksperimen dan kontrol) tanpa penempatan subjek secara acak. Kedua kelompok diberi pretest dan posttest, di mana kelompok eksperimen menerima intervensi sementara kelompok kontrol tidak, untuk menilai pengaruh perlakuan yang diberikan. Pengambilan sampel menggunakanpurvosive sampling dengan jumlah sampel 74 responden dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan bulan Juli 2024di SMA N 1 Bantul. Teknik Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji normalitas, Uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney U.Hasil: Pengetahuan karies kelompok eksperimen sebelum diberikan edukasi yaitu kriteria buruk 73,0%, sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi kriteria baik 70,3%. Motivasi kelompok eksperimen sebelum diberikan edukasi kriteria rendah 67,6 %, sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi kriteria sedang 83,8%. Uji Wilcoxon Signed Rank Test pada variabel pengetahuan dan motivasi diperoleh nilai p=0,01<0,05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara edukasi menggunakan media TikTok dan Instagram Reels terhadap pengetahuan karies dan motivasi penambalan gigi siswa SMA.