Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BANGUNAN TINGGI DI INDONESIA YANG DIRANCANG TAHAN GEMPA Ahmad Alwani; Catur Fedy Adianto
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 3 No 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v3i1.2053

Abstract

Artikel ini merupakan pembahasan dari berbagai bangunan tinggi di Indonesia yang di rancang tahan gempa. Indonesia sendiri terletak di antara patahan dunia sehingga sangat rawan dengan gempa. Bangunan tinggi di Indonesia pada umunya berlokasi di ibu kota provinsi maupun kota kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Jogjakarta, semarang dan kota besar lainnya. ibu kota Indonesia adalah kota Jakarta sekaligus sebai kota dengan pusat pertumbuhan ekonomi di insonesia, Jakarta terkenal dengan sebutan kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di asia. Di Jakarta sendiri memiliki banyak bangunan tinggi sebagai icon dari kota metropolitan. Bangunan tinggi tersebut sangat bermacam macam dan di desain oleh arsitek terbaik Indonesia maupun arsitek dari luar negri. Bangunan tinggi di Indonesia harus memenuhi standar nasional yang telah di tetapkan undang undang sebagai bangunan tinggi tahan gempa, peraturan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1970an. Dalam jurnal ini mahasiswa mencoba untuk mengulas berbagai bangunan tinggi yang ada di Indonesia baik dari segi structural, arsitektural dan desain interiornya. Hasil dari pembahasan ini adalah banyak bangunan tinggi yang sudah di desain dengan bangunan tahan gempa dan telah memenuhi standar nasional. Dalam pembahasan ini mahasiswa menggunakan study Pustaka dari berbagai sumber terkait yang kemudian di simpulkan sendiri oleh mahasiswa.
PERENCANAAN GEDUNG KOMUNITAS WONOSOBO Hildan Nur Karim; Catur Fedy Adianto
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v3i2.2639

Abstract

Komunitas adalah suatu kelompok sosial di suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa individu yang saling berinteraksi di lingkungan tertentu dan umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Perencanaan Gedung Komunitas akan membuat bertambahnya interaksi yang bisa menciptakan kreativitas. Pendekatan yang digunakan adalah arsitektur Ekologi (Eco-architecture) adalah pembangunan berwawasan lingkungan, dimana memanfaatkan potensi alam semaksimal mungkin. Arsitektur Ekologi menonjolkan arsitektur yang berkualitas tinggi meskipun kualitas di bidang arsitektur sulit di ukur dan di tentukan, tak ada garis batas yang jelas antara arsitektur yang bermutu tinggi dan arsitektur yang biasa saja. Dalam pandangan Eco-architecture gedung di anggap sebagai makhluk atau organik, berarti bahwa batasan bidang bagian dalam dan luar gedung tersebut, yaitu dinding, lantai dan atap dapat dimengerti sebagai kulit ketiga manusia (kulit manusia sendiridan pakaian sebagai kuliot pertama dan kedua). Dan harus melakukan fungsi pokok yaitu bernafas, menguap, menyerap,melindungi, menyekat, dan mengatur (udara, kelembapan,kepanasan, kebisingan, kecelakaan dan sebagainya).