tri rahma juniarti
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemaknaan dan Nilai dalam Upacara Adat Maras Taun di Kabupaten Belitung tri rahma juniarti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3489

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang Makna Dan Nilai Tradisi Upacara adat Maras taun di Kabupaten Belitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuali-tatif dengan pendekatan sosiologi dan antropologi budaya. Maras taun merupakan salah satu upacara adat yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat di Kabupaten Belitung. Maras taun tidak meluncurkan sebuah peluncuran setiap tahun oleh setiap desa di Pulau Belitung, namun dalam acara tersebut setidaknya terdapat tiga dimensi, yakni makna, dan nilai. maras taun merupakan upacara syukuran padi yang dilaksanakan setahun sekali pascapanen padi, karena sebagian besar masyara-kat bermata panen pendapatan petani ladang.Pada perkembangan selanjutnya, upacara ini ber-transformasi menjadi selamatan kampung karena masyarakat sudah jarang bertani di ladang karena adanya perubahan sosial. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kesakralan dari upacara adat tersebut. Hasil kajian ini menemukan bahwasanya setiap tahapan dalam upacara upacara maras taun kaya akan simbol-simbol, pemaknaan, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.