Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN ANGKAK DALAM PEMBUATAN SOSIS AYAM TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORLAB Sudjatinah Sudjatinah; C. Hari Wibowo
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2017): November (2017)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v13i2.934

Abstract

Sosis daging ayam adalah bahan pangan yang berasal dari potongan kecil daging ayam yang digiling dan diberi bumbu. Bahan sosis yang digunakan adalah daging ayam, karena daging merupakan white meat jadi terlihat pucat jika diolah menjadi sosis berbeda dengan sosis daging sapi, oleh karena itu dilakukan penambahan pewarna alami yang aman dikonsumsi yaitu angkak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh konsentrasi angkak sebagai pewarna alami terhadap sifat fisik dan orlab sosis daging ayam.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental laboratories. Faktor perlakuan yang diterapkan adalah tanpa penambahan angkak (0 %) dan penambahan angkak 1,5 %.   Variabel yang diamati yaitu sifat fisik (kadar air, cooking loss), kekenyalan dan orlab. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan t test.    Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa perlakuan penambahan angkak dengan konsentrasi yang berbeda dalam pembuatan sosis daging ayam afkir (sebagai pewarna alami) berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap rata-rata cooking loss tetapi tidak berbeda pada rata-rata kadar air dan kekenyalan. Penambahan angkak dengan konsentrasi 1,5% pada pengolahan sosis daging ayam (sebagai pewarna alami) menghasilkan karakteristik mutu sosis daging ayam yang lebih baik dengan syarat mutu sosis daging ayam dibandingkan tanpa penambahan angkak.  
Peranan Teknologi Pengolahan Daging Dalam Mempertahankan Mutu Dan Keamanan Pangan Pada Siswa Sma Muhammadiyah 4 Kendal Iswoyo Iswoyo; C. Hari Wibowo; Devy Angga Gunantar
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.10244

Abstract

Teknologi pengolahan daging, dapat diartikan suatu teknologi yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan asal hewani/ ternak pasca panen guna memperoleh kemanfaatanya secara maksimal sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dari pangan asal hewani/ternak tersebut. Pada saat ini, beraneka macam produk olahan makanan dari daging telah banyak dikembangkan. Produk makanan yang telah diolah, atau diawetkan dan dibekukan banyak dipasarkan misalnya pada produk makanan olahan beku yaitu nugget, sosis, daging asap dan pattie/daging burger. Bahkan beberapa produk olahan dari daging seperti dendeng dan abon menjadi produk khas di suatu tempat. Teknologi pengolahan hasil ternak sangat berpeluang dalam membuka dunia usaha baru disamping mengembangkan teknologi lokal seperti pengasapan pada daging, dendeng, curing, dan lain sebagainya. Dari latar belakang di atas, kaitannya dengan teknologi pengolahan daging sangat penting diketahui oleh masyarakat umum dan       para pelaku industri pangan termasuk para siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal sebagai bekal nantinya pada saat terjun pada usaha yang terkait dengan industri pangan, termasuk untuk memberikan perlindungan pada masyarakat dengan tujuan meningkatkan food safety, mutu dan mencegah terjadinya kerugian ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman perihal peranan teknologi pengolahan daging dalam mempertahankan mutu dan keamanan pangan. Kegiatan yang  dilaksanakan meliputi penjelasan tentang keamanan pangan dan teknologi pengolahan daging beserta contoh-contoh pengolahan daging. Berdasarkan kuesioner yang dibagikan setelah penyuluhan dan setelah dilakukan analisis statistik, secara umum menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada tingkat pemahaman kelompok sasaran (siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal) kaitannya  dengan teknologi pengolahan daging. Luaran kegiatan ini adalah publikasi pada jurnal PKM, media massa, dan HKI.  Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini bahwa terjadi peningkatan pengetahuan khalayak sasaran secara signifikan terkait keamanan pangan pada produk olahan daging.