Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISA PREVENTIVE MAINTENANCE, DOMESTIC BOOSTER PUMP DI PLTU KEBAN AGUNG 2 X 135 MW Asdanu Rajaza Bakti; Meriani
Jurnal Teknik Elektro Raflesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Raflesia
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.833 KB)

Abstract

Pemeliharaan dan perawatan adalah kegiatan untuk menjaga atau memelihara fasilitas dan peralatan pabrik serta mengadakan perbaikan dan penyesuaian agar operasi produksi memuaskan sesuai yang direncanakan. Preventive maintenance merupakan salah satu jenis perawatan yang banyak digunakan oleh kebanyakan perusahaan manufaktur dan jasa. Metode ini bertujuan untuk mencegah kerusakan peralatan yang sifatnya mendadak. Pekerjaan perawatan biasanya dilakukan pada interval waktu yang direncanakan. Jarak interval ini ditentukan dari tingkat peralatan, mesin dan kondisi beban. Pekerjaan perawatan preventif bisa membantu memperpanjang umur mesin 3 s/d 4 kali dan mengurangi kerusakan yang tidak diharapkan. Perbaikan yang dilakukan pada interval waktu yang direncanakan pada preventive maintenance umumnya dikategorikan atas empat tingkat sesuai dengan volume pekerjaan yaitu: Inspeksi (I), Perbaikan Ringan (R), Perbaikan sedang (S) dan Overhaul (O). Beban pekerjaan perawatan bertambah mulai dari inspeksi hingga ke tingkat overhaul. Mesin penggerak adalah suatu mesin yang amat vital dalam proses permesinan yang berhubungan dengan gaya mekanik yang bertujuan untuk mendapat efek gerakan pada suatu komponen yang diam. Dengan adanya mesin penggerak maka komponen itu berkerja dengan semestinya. Motor pompa yang ada di domestic room PLTU Keban Agung 2 x 135 MW berfungsi untuk menggerakan fluida. Pompa menggerakan fluida dari tempat bertekanan rendah ke tempat dengan tekanan yang lebih tinggi, untuk mengatasi perbedaan tekanan ini maka diperlukan tenaga (energi).
ANALISA DESKRIPSI HASIL PENGUKURAN TAHANAN PENTANAHAN TRAFO ARUS DAN TRAFO TEGANGAN BAY PENGHANTAR MUSI 1 DI PT. PLN PERSERO GARDU INDUK PEKALONGAN Rizka Amalia; Harol Hariman; Erwin Abdulrahman; Meriani
Jurnal Teknik Elektro Raflesia Vol 2 No 1 (2022): JURNAL TEKNIK ELEKTRO RAFLESIA
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dari tahanan pentanahan trafo arus dan trafo tegangan dalam kondisi tertentu. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa deskripsi hasil perbandingan pengukuran tahanan pentanahan 2 tahunan yaitu tahun 2019 dan tahun 2021 sehingga dapat disimpulkan apakah nilai tahanan pentanahan tersebut dalam kondisi baik atau tidak. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu jenis penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara desktiptif.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi pentanahan trafo arus dan trafo tegangan pada tahun 2019 dan 2021 dalam kondisi baik karena menunjukkan hasil pengukuran dibawah < 5 Ω sesuai dengan standar puil 2000 yang berlaku
STUDI KASUS POTENSI GANGGUAN TERHADAP SISTEM OPERASI COAL MILL PADA PLTU KEBAN AGUNG 2 X 135 MW Jefri; Meriani; Fadhel Putra Winarta
Jurnal Teknik Elektro Raflesia Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK ELEKTRO RAFLESIA
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Gangguan Terhadap Sistem Operasi Coal Mill Pada PLTU Keban Agung 2 X 135 MW ( dibawah bimbingan Ibu Meriani,ST,MT dan Bapak Ansori,S.Pd ). Penelitian ini bertujuan sebagai pembelajaran agar dapat melakukan tindakan – tindakan pencegahan dari kemungkinan segala bentuk potensi gangguan terhadap sistem operasi coal mill. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisa data kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem operasi peralatan pada coal mill PLTU Keban Agung memiliki potensi akan terjadi gangguan baik dari sisi Elektrikal, Mekkanikal maupun Instrument Control
SISTEM PENDINGIN MINYAK JENIS ONAF PADA TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA GARDU INDUK LAHAT 150 KV Aldo Afriangga; Meriani
Jurnal Teknik Elektro Raflesia Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK ELEKTRO RAFLESIA
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya adalah salah satu peralatan penting di sistem tenaga listrik. Transformator daya merupakan peralatan dengan investasi terbesar pada sebuah Gardu Induk transmisi dan distribusi. Transformator Daya 30 MVA di gardu induk lahat membawahi 4 penyulang. Dalam penyaluran tenaga listrik transformator daya dapat mengalami peningkatan suhu . Sebagai isolasi atau untuk mencegah kerusakan peralatan transformator maka transformator memiliki sistem pendingin. Sistem pendingin minyak jenis ONAF yaitu sistem pendingin dengan mengunakan minyak alami dan udaranya di paksakan oleh kipas yang digerakkan motor listrik.Proses sistem pendingin ONAF terjadi ketika suhu Trafo mengalami peningkatan dan ketika telah mencapai nilai settingan pada rele thermal. Maka minyak yang panas akan naik keatas dan minyak yang dingin akan turun kebawah (main tank). Minyak yang sudah naik keatas akan masuk ke sirip-sirip radiator. Didalam sirip-sirip inilah proses pendinginan pada onaf akan terjadi oleh kipas yang digerakkan oleh motor listrik
ANALISA PENYEBAB GANGUAN JARINGAN 20 KV DARI MEGA POWER-GI TES Ahmad Robi; Meriani
Jurnal Teknik Elektro Raflesia Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK ELEKTRO RAFLESIA
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem tenga listrik dapat dikatakan memiliki keandalan yang tinggi apabila sistem tersebut menyediakan pasoka energi listrik yang dibutuhkan konsumen secara kontinyu, pada kenyataannya permasalahan yang dihadapi penyaluran sistem tenaga listrik adalah gangguan kedip tegangan (voltage sags) yang diakibatkan gangguan hubung singkat pada sisi penyulang.Saluran Transmisi dalam sistem tenaga listrik juga memegang peranan penting dalam proses penyaluran daya dari pembangkit listrik sampai ke gardu induk. Suatu sistem tenaga listrik bisa mengalami banyak gangguan. Salah satu gangguan yang dapat terjadi adalah gangguan tegangan lebih yang diakibatkan oleh surja petir. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut perlu dilakukan perlindungan terhadap peralatan-peralatan di Gardu Induk, maka dilakukan evaluasi koordinasi isolasi dengan melakukan simulasi untuk mengetahui kinerja arrester untuk melindungi peralatan pada sistem. Evaluasi koordinasi isolasi merupakan pemilihan kekuatan listrik dari peralatan sistem tenaga listrik. Sehingga dapat mengurangi terjadinya tegangan lebih pada sistem dengan secara teknis dan ekonomis.Pada penelitian ini membahas tentang penyebab ganguan yang sering terjadi pada jaringan 20 kv dari mega power- gi tes. Penlitian dilakukan dengan mengambil data langsung dari plta mega power