Ratna Prilianti
Widyaiswara Ahli Madya Balai Diklat Keagamaan Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Penyelenggaraan Diklat Teknis Substantif Multimedia bagi Guru Madrasah Aliyah di Balai Diklat Keagamaan Semarang Ratna Prilianti
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 6 No 1 (2018): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.771 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v6i1.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kepuasan peserta diklat (reaction) terhadap aspek edukatif, aspek fasilitas, aspek pelayanan dan hasil belajar peserta diklat (learning) pada penyelenggaraan Diklat Multimedia bagi Guru Madrasah Aliyah di Balai Diklat Keagamaan Semarang. Penelitian ini merupakan penelitan deskriptif kuantitatif dengan metode survai. Model evaluasi yang digunakan adalah menggunakan model Kirkpatrick. Dalam model Kirkpatrick, evaluasi dilakukan melalui empat level, yaitu reaction, learning, behaviour dan impact. Pada penelitian ini hanya dilakukan untuk evaluasi level 1 dan 2. Kepuasan peserta diklat (reaction) terhadap aspek edukatif penyelenggaraan Diklat Multimedia masuk kategori baik 87.62, aspek fasilitas kategori kategori baik 87.63, dan aspek pelayanan kategori baik 89.38. Hasil belajar peserta diklat (learning) pada aspek sikap kategori sangat baik 88.54, aspek pengetahuan kategori baik 82.07 dan pada aspek keterampilan kategori sangat baik 85.68. Untuk meningkatkan kepuasan (reaction) peserta diklat pada penyelenggaraan diklat dapat dilakukan dengan meningkatkan frekuensi kegiatan ekstrakurikuler, mengatur menu secara lebih bervariasi dan menggunakan software yang sama antara peserta diklat dan widyaiswara. Hasil belajar (learning) peserta diklat dapat ditingkatkan lagi dengan menggunakan metode tutor sebaya. Evaluasi pelaksanaan diklat perlu dilakukan untuk level 3 (perilaku kerja) dan 4 (dampak) melalui evaluasi pasca diklat.