Fawziah
Pusdiklat Kementerian Agama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsepsi dan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Islam Fawziah
Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Vol 7 No 1 (2019): Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan
Publisher : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.047 KB) | DOI: 10.36052/andragogi.v7i1.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengupas mengenai konsepsi dan implementasi pendidikan karakter menurut dalam Islam. Konsep pendidikan karakter mengacu kepada sumber ajaran islam yaitu Al-Quran, bagaimana pendidikan karakter dalam Al-Quran, serta implementasinya. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan sumber data dari Al-Qur’an serta beberapa kitab tafsir dari beberapa ahli tafsir al-Qur’an yang berkaitan dengan topik penelitian itu, yaitu pendidikan karakter dalam Al-Qur’an, juga beberapa pandangan para ahli tentang pendidikan karakter. Pendidikan karakter menjadi isu penting di dunia pendidikan hal ini disebabkan terjadinya berbagai persoalan akhlak atau moralitas yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an mengajarkan manusia untuk berakhlak mulia dengan Rasulullah SAW sebagai teladan utama (uswatun hasanah). Konsep Pendidikan karakter dalam Islam berbasis Al-Qur’an merupakan pendidikan menekakan pada pembinaan akhlak yang bersumber dari al Qur’an, meliputi tiga dimensi, yaitu akhlak pada Sang Pencipta, akhlak pada diri sendiri, dan akhlak pada sesama manusia dan lingkungan. Implementasi pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sangat tergantung pada peran: 1) keluarga dan masyarakat lewat pendalaman akidah dan akhlak nabi, serta pembiasaan dalam norma kehidupan sehari hari2) dunia pendidikan lewat kurikulum pelajaran, sarana sekolah dan masjid, 3) pemerintah melalui kebijkan dan peraturan daerah yang mendorong penguatan akhlak warga masyarakat