This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sinaps
Tumewah R
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LAPORAN KASUS : TATALAKSANA DRY NEEDLING PADA KASUS SINDROM NYERI MYOFASCIAL: CASE REPORT : DRY NEEDLING TREATMENT IN MYOFASCIAL PAIN SYNDROME CASE Wijaya FP; Tumewah R; Sekeon SAS
Jurnal Sinaps Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Juni 2020
Publisher : Neurologi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.39 KB)

Abstract

Sindrom nyeri myofascial adalah sebuah kondisi nyeri baik akut maupun kronik dari otot ataupun fascia yang akan mempengaruhi sensorik, motorik, ataupun otonom; nyeri myofascial bisa bersifat aktif atau laten. Banyak kasus sindrom nyeri myofascial sering tidak terdiagnosa secara tepat sehingga tatalaksana yang diberikan kurang maksimal. Tatalaksana dari sindrom nyeri myofascial dapat berupa famakologis dan non farmaklogis, untuk terapi non farmakologis dapat dibagi menjadi invasif dan non invasif. Seorang rohaniawan laki-laki 46 tahun datang ke poli nyeri dengan keluhan nyeri punggung belakang sejak tahun 2015 yang timbul semakin lama semakin memberat. Hasil pemeriksaan fisik generalis dan neurologis dari pasien normal. Pada pemeriksaan didapatkan numeric rating scale (NRS) saat statis (berdiam) 6 dan NRS saat dinamis (bergerak) 4. Pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik generalis dan neurologis dalam batas normal. Pada status lokalis didapatkan palpasi jump sign positif di regio multifidus bilateral, longisimus dextra dan quadratus lumborum dextra. Salah satu terapi invasif yang cukup efektif adalah dry needling. Dry needling baik yang superfisial maupun yang dalam terbukti efektif mengurangi nyeri akibat MTrPs Kata Kunci : Kasus SIndrom Nyeri Myofascial